LONDON – Andy Murray kembali gagal menjadi juara di Wimbledon. Hal ini membuat Murray memutuskan untuk istirahat dari bermain tenis, hingga waktu yang tidak ditentukan.
Rasa sedih dan frustasi tengah menggelayuti Murray. Betapa tidak, petenis Inggris Raya ini kembali gagal menjadi juara di Wimbledon, setelah dihempaskan oleh Roger Federer lewat pertarungan sengit 4-6 7-5 6-3 6-4.
Hasil ini membuat Murray gagal untuk menjadi petenis Inggris Raya pertama, yang terakhir diraih oleh Fred Perry di tahun 1936. Malah, Federer yang mengukir sejarah dengan menyamai tujuh gelar juara Wimbledon yang perang diraih Pete Sampras.
Murray menangis ketika mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan penonton, yang terus memberikan dukungan kepadanya sepanjang pertandingan. Sementara itu, Murray mengaku tidak tahu sampai kapan akan rehat dari bermain tenis.
“Sampai pikiran saya benar. Tidak ada gunanya pergi ke lapangan hingga saya siap bermain lagi, belajar dan kerja keras, melakukan hal yang benar di gym dan latihan. Sebab sudah tidak ada gunanya lagi,” sesal Murray.
“Jadi, saya akan menunggu dan melihat hingga badan saya sembuh setelah beberapa hari mendatang. Saya mengalami banyak kekecewaan di turnamen. Saya mendapatkan banyak memar di semua badan,” lanjutnya, Senin (/7/2012).
“Jadi, saya perlu mendapatkan istirahat selama beberapa hari, biarkan semua memulihkan, menyembuhkan dan kita lihat nanti. Tapi, saya tidak akan ada di lapangan pekan depan, itu sudah pasti,” tandas petenis kelahiran Skotlandia itu.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.