Share

Resep Podium Lorenzo, Observasi & Fokus

Randy Wirayudha, Jurnalis · Senin 18 Juni 2012 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 18 38 649126 jkKqzqA4SU.jpg Jorge Lorenzo Guerrero (Foto: Getty Images)

SILVERSTONE – Rider Yamaha, Jorge Lorenzo, mengakui tak mudah sama sekali bagi dirinya untuk merebut puncak podium GP Inggris, kemarin malam. Tapi ada satu atau dua resep penting yang menjadi faktor utama suksesnya menyalip sang rival, Casey Stoner.

 

Start dari lini kedua, Lorenzo sempat berjuang keras untuk tak tertinggal dari grup pertama di depannya. Terhitung terdapat empat rider lain di grup terdepan, yakni Ben Spies, Casey Stoner, Alvaro Bautista dan Nicky Hayden.

 

Tetapi berbekal konsentrasi yang tak putus dan mempelajari cara rival-rivalnya itu melahap tiap seksi sirkuit, Lorenzo pun memunculkan suatu cara yang efektif. Senangnya Lorenzo bukan main setelah berhasil. Terlebih dengan suksesnya mengasapi Stoner.

 

“Hari ini (semalam), saya amat kesulitan untuk menjaga kecepatan dan jarak dari grup terdepan. Saya mesti menjaga konsentrasi saya di lap demi lap dan mencoba tak melakukan kesalahan,” papar Lorenzo kepada Sportal, Senin (18/6/2012).

 

“Saya memperhatikan bahwa Alvaro mengerem terlalu tajam, begitu juga Ben. Jadi, saya tak ingin melakukan kesalahan sekecil apapun. Saya harus sedikit menunggu hingga jalannya lomba mempengaruhi kecepatan mereka,” lanjut rider berjuluk X’Fuera itu.

 

“Saya menyadari bahwa saya punya kecepatan yang lebih ketika performa ban mempengaruhi mereka. Kecepatan saya kian membaik dan saat saya berada di posisi kedua, Casey mencoba menutup ruang saya. Tapi akhirnya saya melihat peluang untuk melewatinya dan saya rasa penonton senang dengan aksi saya itu,” sambungnya.

 

Begitulah cara Lorenzo untuk berada 25 poin di depan Stoner pada klasemen sementara saat ini. Lorenzo memilih untuk menunggu dan mengintai lawan-lawannya dengan seksama, kemudian ‘menyerang’ ketika para pesaingnya mulai memperlihatkan performa menurun akibat terlalu cepat kehabisan grip ban yang aus dimangsa aspal Silverstone.

 

“Saya beruntung bisa punya kecepatan yang lebih darinya di balapan kali ini. Setelah melewatinya, saya hanya berusaha 100 persen menggeber motor untuk memperlebar jarak darinya,” tuntas Lorenzo.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini