Sony Dwi Kuncoro Perlahan Kembali

Windi Wicaksono, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2012 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 12 40 646061 yEBulP4OMF.jpg Sony Dwi Kuncoro mesti berjuang sejak babak kualifikasi/Djarum Press Release

JAKARTA - Sony Dwi Kuncoro yang baru menjadi juara di Thailand Grand Prix Gold pekan lalu terus menunjukkan grafik meningkat di permainannya. Juara Djarum Indonesia Open Super Series 2008 ini berhasil melangkah ke babak utama Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 usai mengalahkan Anand Pawar dari India di babak pertama kualifikasi, dan menundukkan tunggal Perancis, Brice Leverdez.

 

Di babak pertama, Sony harus bertarung tiga game untuk menundukkan Anand. Di game pertama, Sony kerap tertinggal sebelum akhirnya menyerah 21-23. Sebelum akhirnya menang mudah di dua game berikutnya dengan 21-10 dan 21-9.

 

"Game pertama saya bukan menganggap remeh lawan, tetapi saya bermain terlalu pelan", ujarnya.

 

Sementara di game kedua, Sony mengakui bahwa dirinya sudah mulai bisa menguasai jalannya pertandingan, hingga ia bisa menang dengan cukup mudah.

 

Selanjutnya, Sony sukses menghentikan unggulan kedua kualifikasi asal Perancis, Brice dimana ia berhasil menang dengan mudah 21-18 dan 21-19.

 

"Saya mencoba untuk mengontrol bola dan tidak melakukan kesalahan sendiri", ujarnya mengenai pertandingan keduanya.

 

Bermain di Indonesia, Sony mengakui semua lawan yang akan dihadapi cukup berat, terlebih lagi ia akan bertemu dengan unggulan tiga asal Denmark, Peter Gade. Sony memang unggul 2-1 di rekor pertemuan, tetapi pertemuan terakhir terjadi tahun 2007 silam di Kejuaraan Dunia, kala itu Sony berhasil menundukkan Peter dengan dua game langsung 22-20 dan 21-18.

 

Untuk lawan Peter saya lihat kondisi besok, tetapi saya tetap optimis, sebisa mungkin saya ingin menikmati pertandingan, pungkasnya.

 

Sony memang harus bertarung dengan cederanya dalam satu tahun terakhir. Tetapi kini ia mengaku cederanya sudah mulai pulih, agar ia bisa menjaga kondisi dan menjaga asupan makan.

 

"Saya sekarang merasa lebih dewasa, saya sekarang berfikir bagaimana caranya agar saya tidak melakukan kesalahan yang sama. saya harus bisa memanfaatkan kesempatan dan saya tidak mau turun lagi, karena saya sudah tahu rasanya setelah naik terus turun itu betul-betul berat", tuturnya.

 

Dari hasil kualifikasi hari ini, Indonesia berhasil meloloskan satu wakil lainnya di sektor tunggal putra yakni Andre Kurniawan Tedjono yang berhasil mengalahkan tunggal Pelatnas, Shesar Hiren Rustavito dengan 22-20, 20-22 dan 21-18. Mereka ke babak utama bersama dengan Sourabh Varma dan Gurussaidut RMV dari India.

 

Atlet lolos kualifikasi:

 

Tunggal putri

- Ana Rovita (Indonesia)

- Hera Desi (Indonesia)

- Aprilia Yuswandari (Indonesia)

- Busanan Ongbungrumpan (Thailand)

 

Ganda Putra

- Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar (Indonesia)

- Ronald Alexander/Selvanus Geh (Indonesia)

- Wahyu Nayaka/Ade Yusuf (Indonesia)

- Philip Joper Escueta/Magnaye Peter Gabriel (Filipina)

 

 

Ganda Campuran

- Adi Pratama/Nadya Melati (Indonesia)

- Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia)

- Markis Kido/Pia Zebadiah (Indonesia)

- Lukhi Apri Nugroho/Anissa Saufika (Indonesia)

 

Ganda Putri

- Kheariah Rosmini/Melvira Oklamona (Indonesia)

- Melati Daeva Oktaviani/Rosyita Eka Putri (Indonesia)

- Pia Zebadiah Bernadeth/Rizky Amelia Pradipta (Indonesia)

- Febriani Endar Kusumastuti/Ristya Ayu Nugraheni (Indonesia)

(auz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini