Resep di balik Kemenangan Lorenzo

Achmad Firdaus, Jurnalis · Senin 04 Juni 2012 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 04 38 640690 PEGBvRTACD.jpg Aksi Lorenzo menyalip Pedrosa (Foto: Getty Images)

BARCELONA - Jorge Lorenzo sukses membayar dukungan penuh pendukungnya dengan memenangi seri GP Katalunya, usai menundukkan kompatriotnya, Dani Pedrosa. Mau tahu resep dibalik kemenangan pembalap Yamaha Factory Racing ini?

Lorenzo mengawali balapan di Sirkuit Katalunya, Minggu (3/6/2012) malam tadi, dengan menempati urutan dua, di belakang sang pole seater, Casey Stoner. Namun, selepas lampu hijau menyala, Dani Pedrosa yang menempati urutan empat sukses menyodok ke urutan terdepan.

Lorenzo sendiri berada di urutan tiga di belakang rekan setimnya, Ben Spies yang menempel ketat Pedrosa. Namun, baru beberapa lap berjalan, Spies melebar dan terjatuh sehingga terlempar ke urutan paling buncit. Nasib nahas Spies ternyata memberikan keuntungan buat Lorenzo yang kini bisa fokus mengejar Pedrosa.

Pada lap keempat, Lorenzo sempat menyalip Pedrosa. Namun, pembalap Repsol Honda tersebut segera kembali mengamankan posisi. Sejak saat itu, Lorenzo memilih bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menyalip. Kesabaran Lorenzo akhirnya membuahkan hasil di mana pada lap ke-19, juara dunia 2010 itu sukses menyalip Pedrosa dan tak lagi terbendung hingga melintasi garis finis pertama dengan keunggulan lima detik.

“Ini situasi yang membingungkan, karena saya tidak ingin melakukan tindakan bodoh dengan memaksakan melewati Pedrosa dan Spies dalam kecepatan tinggi. Jadi, saya memilih menunggu kesempatan yang tepat,” tutur Lorenzo dikutip Autosport, Senin (4/6/2012).

“Ben melebar dan saya naik ke urutan dua. Bagi saya, ini adalah posisi yang cukup bagus, jadi saya menunggu beberapa saat untuk melihat apakah Pedrosa mampu terus mempertahankan kecepatannya. Saya sempat membuat kesalahan yang membuat dia bisa menyalip saya,” sambungnya.

“Tapi, saya mampu kembali mengikis jarak dengannya dan di lima atau enam lap berikutnya, saya melihat Pedrosa mulai melambat. Namun saya tidak ingin gegabah dan menunggu sebentar untuk membaca situasi, karena mudah sekali mengalami kecelakaan pada saat itu. Selain itu, Pedrosa mengerem sangat telat di area pengereman sehingga sulit bagi saya untuk menyalipnya, tanpa bersenggolan,” imbuhnya.

“Jadi, saya menunggu dia melakukan kesalahan, dan itu kejadian. Saat saya melihat Dani melebar, saya berpikir ‘Oke, inilah kesempatan saya’. Jadi, saya langsung tancap gas dan melewatinya. Setelah itu, saya memacu motor secara maksimal di dua atau tiga lap, karena yakin bisa mennciptakan jarak, dan itu kejadian hingga akhirnya saya menang,” pungkasnya.

Kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga yang diraih Lorenzo dari lima seri. Pembalap berjuluk Por Fuera ini pun semakin nyaman di puncak klasemen pembalap dengan 115 poin, atau unggul 20 poin dari pesaing terdekatnya, Casey Stoner.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini