Tim Thomas dan Uber Akan Dievaluasi

Auzan Julikar Sutedjo, Jurnalis · Kamis 24 Mei 2012 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 24 40 634760 rM86ITa8UV.jpg Markis Kido/Hendra Setiawan tak tampil maksimal di Thomas Cup 2012/Getty Images

WUHAN – Manajer tim Indonesia M. Feriansyah memastikan kekalahan tim Thomas dan Uber di perempatfinal akan dievaluasi secara menyeluruh. Kekalahan tim Thomas di perempatfinal menjadi yang pertama sepanjang 23 kali keikutsertaan Indonesia sejak 1958 silam.

Tim Thomas dan Uber Indonesia sama-sama dikalahkan Jepang 2-3. Menanggapi kekalahan tim Uber, Feriansyah menegaskan para pemain sudah berusaha semaksimal mungkin menghadapi Jepang yang ditempatkan sebagai unggulan kedua.

“Para atlet sudah berjuang maksimal, namun inilah hasilnya. Setelah ini kami akan mengadakan evaluasi mengenai kekalahan tim Thomas dan Uber 2012 di babak perempat final,” kata Feriansyah seperti dikutip dari situs resmi PBSI, Kamis (24/5/2012).

Tersingkirnya tim Thomas Indonesia di babak perempatfinal terbilang memalukan. Regenerasi yang tidak berjalan mulus kembali menjadi momok yang menyebabkan prestasi tepok bulu Indonesia jatuh ke titik nadir.

Pebulutangkis senior seperti Taufik Hidayat masih terus dipercaya hingga saat ini. Begitu pula dengan peraih emas di Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan. Ironisnya keduanya justru gagal menyumbang poin saat melawan Jepang.

Padahal Indonesia merupakan raja Piala Thomas. Sepanjang 23 kali penyelenggaraan lambang supremasi bulutangkis beregu putra ini, tim Merah Putih juara 13 kali. China saja yang begitu mendominasi dalam beberapa tahun terakhir baru delapan kali merebut Piala Thomas.

(auz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini