Atlet Berkuda Tampil di Jumping World Cup

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Minggu 13 Mei 2012 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 13 43 628874 byMwuprbs4.jpg Atlet berkuda Indonesia (Foto: Marieska V., Okezone)

DEPOK - Equistrian Federation of Indonesia (EFI) menggelar Jumping World Cup SEA League Qualified serta mempersiapkan para atlet dan kuda - kudanya dalam menghadapi berbagai event internasional lainnya seperti ASIAN Games 2014 dan Olympic Games 2016.

 

Acara yang disponsori oleh P.T. Pazia Pillar Mercycom ini merupakan babak kualifikasi World Cup Jumping Challange yang diikuti oleh negara - negara Asia Tenggara antara lain Malaysia, Thailand, Filiphina, Brunei Darussalam, Singapura dan Indonesia. Presiden EFI Irvan Gading mengatakan bahwa EFI mempersiapkan event ini dengan matang untuk mengejar peringkat dunia.

 

"Sangat penting bagi atlet berkuda Indonesia untuk bisa masuk daftar peringkat dunia, karena selama ini Indonesia sudah sangat lama absen berlomba di ajang piala dunia," ujar Irvan kepada wartawan di Arthayasa Stable, Cinere, Depok, Minggu (13/05/12).

 

Sekjen EFI Rafiq Hakim Radinal mengatakan, sejak 1999 Indonesia tidak menjadi tuan rumah World Cup. Sehingga ini kesempatan emas bagi atlet berkuda Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka.

 

"Sehingga akan ada atlet Indonesia yang berhak berlaga di olimpiade, untuk lompat rintangan atau show jumping, kualifikasi piala dunia itu tingginya 140 - 145 centimeter, Indonesia akan menurunkan enam kuda pilihan," paparnya.

 

Sementara itu Course Designer EFI, Olaf Petersen mengatakan Grand Prix ke empat kali ini semakin banyak perbaikan kualitas di segala sisi. "Baik ridernya lebih baik, kualitas kudanya, apalagi banyak rider muda disini, banyak pelatih yang unggulan juga," imbuh Olaf.

 

Direktur Utama PT Pazia Pillar Mercycom Yulisiane Sulistyawati mengatakan dengan kualitas atlet dan kuda yang semakin baik membuat Pazia berkomitmen untuk terus mensponsori acara tersebut.

 

"Kualitas rider semakin baik, 4 tahun berturut puas itu relatif, intinya makin baik, banyak yang muda - muda regenerasi cukup berjalan, kami mencoba konsisten untuk membantu," tandasnya.

 

(win)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini