Bentrokan Terus Terjadi, GP Bahrain Tegar Berjalan

A. Firdaus, Jurnalis · Sabtu 21 April 2012 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 21 37 615835 19U0DNNyMh.jpg Bentrokan terjadi antara pengunjuk rasa dengan polisi (foto: Daylife)

SHAKHIR - Suasana di Bahrain kembali mencekam. Beberapa laporan terkini di Sabtu pagi waktu setempat mengatakan bahwa, puluhan pengunjuk rasa kembali bentrok dengan polisi di seluruh desa Syiah yang berdekatan dengan sirkuit Sakhir, Jumat waktu setempat.

 

Seperti dilaporkan Planet F1, Sabtu (21/4/2012), tujuan pengunjuk rasa ini adalah untuk menurunkan secara paksa raja Bahrain, Hamad ibn Isa al-Khalifah. Bahkan ada spanduk yang bertuliskan ‘Ganyang Hamad’ dan beberapa slogan lainnya yang menghiasi demonstrasi tersebut.

 

Meski berbau politik, tapi situasi ini semakin membuat keraguan akan kelanjutan pergelaran seri F1 edisi Bahrain. Walaupun dalam situasi yang semakin membahayakan pihak penyelenggara, Pangeran Salman bin Hamad Al-Khalifa tetap enggan membatalkan lomba.

 

“Saya pikir membatalkan hanya memberdayakan kaum ekstrimis. Saya rasa bagi kami mencoba untuk menavigasi jalan keluar dari masalah politik, memiliki balapan memungkinkan kami untuk membangun jembatan di masyarakat dan membuat orang bekerja sama,” ujar Salman, seperti disitat Planet F1, Sabtu (21/4/2012).

 

Balapan Bahrain dibatalkan tahun lalu setelah ada pemberontakan dan tindakan keras pemerintah, di mana sebuah pihak pemerintahan mengatakan telah menewaskan 35 jiwa yang tewas.

 

Sementara di arena trek, sesi latihan bebas dan kualifikasi GP Bahrain akan dilakukan sore ini, untuk mengambil posisi lomba yang sebenarnya pada Minggu besok.

(fir)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini