Delapan Rider Unggulan di World Jumping Challange

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Jum'at 20 April 2012 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 20 43 615498 76NNArRBjd.jpg Arthayasa Stable akan gelar World Jumping Challange (Foto: Marieska Harya Virdhani)

DEPOK - Equistrian Federation Indonesia (EFI) menurunkan penunggang kuda terbaiknya dalam ajang World Jumping Challange di arena berkuda Arthayasa, Cinere, Depok, Jawa Barat. Ajang tersebut merupakan tahap awal menuju World Cup yang akan digelar di Amerika Latin.

 

Wakil Ketua Umum EFI, Presetiono Sumiskum mengatakan kejuaraan World Jumping Challange ini berskala internasional, khusus untuk negara yang belum maju dalam pertandingan berkuda seperti negara Eropa. Dalam ajang tersebut terdapat tiga kategori yakni kategori A 120 centimeter, kategori B 110 centimeter, dan kategori C 100 centimeter.

 

"Dan khusus yang dipertandingkan hingga ajang World cup yakni untuk kategori A, Indonesia mewakili zona 9, bersama India, Srilanka, Filipina dan negara lainnya, kita selalu juara 1 tiga tahun terakhir, puncaknya di Amerika Latin, di Venezuela tiga tahun ini selalu mewakili zona 9, 2009, 2010, 2011," ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/04/12).

 

Sementara untuk kategori B dan C hanya untuk penunggang muda dan pembinaan. Indonesia baru berhasil di enam besar ajang world cup dua tahun lalu.

 

"B dan C untuk penunggang muda, pembinaan, 16-17 tahun. Kategori C ada 36 penunggang, B ada 15 penunggang, dan kategori A ada 8 penunggang," paparnya.

Juri yang dihadirkan pada ajang World Jumping Challange berasal dari Filipina. Dari delapan penunggang, kata dia, seluruhnya bepeluang lolos.

 

"Kalau jumping itu peluangnya 50-50, semua berpeluang, kalau di World Cup lagi lebih besar pressurenya, karena pakai kuda pinjam, yang menang adalah rider handal, hanya ada dua dari World Jumping Challange yang bisa masuk zona sembilan," tandasnya.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini