Hulkenberg: Situasi Bahrain Tak Ideal

Randy Wirayudha, Jurnalis · Jum'at 20 April 2012 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 20 37 615236 9srpaZjavC.jpg Nicolas Hulkenberg (kiri) (Foto: Daylife)

SAKHIR – Kondisi Bahrain yang belum sepenuhnya damai, menjadi perhatian mendalam dari driver Force India – Nico Hülkenberg. Baginya, situasi Bahrain belum-lah ideal untuk menggelar balapan. Akan tetapi, tak ada yang bisa diperbuatnya untuk mengubah keadaan.

 

“Situasi di sini tidak ideal, tapi tak ada lagi yang bisa saya katakan. Pastinya ada masalah di negeri ini. Tapi jika soal benar atau salah jika kita menggelar balapan di Bahrain, saya tidak tahu,” tutur Hülkenberg, sebagaimana disitat DNA, Jumat (20/4/2012).

 

“Saya pembalap Formula One dan tentu saya ingin balapan. Saya bukan politisi, tapi tentunya hal buruk tak harus terjadi, kan? Memang tidak enak rasanya untuk terus khawatir, tapi mau bagaimana lagi. Kita lihat saja, semoga akhir pekan di sini berjalan baik dan tenang,” lanjutnya.

 

Kemarin malam, terjadi serangakaian aksi protes lagi yang disertai beberapa insiden, termasuk bentrokan demonstran dengan aparat. Berita buruknya, sempat terjadi pelemparan bom molotov dan terdapat beberapa kru teknisi Force India yang terjebak dalam insiden demonstrasi di Manama itu.

 

“Apa yang terjadi kemarin, tidaklah bagus. Situasi seperti ini tentu saja buruk dan sayangnya kru kami ada yang terjebak. Tapi syukurlah tak ada yang terluka,” sambung driver berjuluk the Hulk tersebut.

 

Sementara menanggapi hal itu, dikabarkan dua kru yang selamat minta dipulangkan ke base Force India di Silverstone, Inggris. Demi keselamatan mereka, juru bicara Force India – Will Hings membenarkan hal itu, tapi menolak untuk menyebut identitas dua mekanik tersebut.

 

“Ya, mereka kami pulangkan ke Eropa, tapi saya tidak akan memberikan detil lain seperti nama dan posisi mereka. Mereka hanya orang-orang yang bekerja di tim kami. Saya tidak bisa memberi informasi lain selain mereka ingin dipulangkan karena kemauan mereka sendiri,” tuntas Hings.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini