Indonesia Tak Gentar Hadapi China

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Selasa 17 April 2012 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 17 40 613203 nMbb3YDHN9.jpg Taufik Hidayat. (Foto: Getty Images)

DEPOK - Tim bulutangkis nasional tergabung dengan tuan rumah China, dalam perebutan Thomas-Uber Cup 2012. Kendati demikian, Indonesia tidak gentar menghadapi tuan rumah.

 

Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Malarangeng mengatakan targetnya Indonesia harus bisa merebut kembali piala Thomas dan Uber. Siapapun yang dihadapi, kata dia, bukan halangan yang harus ditakutkan.

 

"Jadi siapapun yang kita hadapi di dalam grup itu, itu hanya masalah urut - urutan saja bagi saya, enggak ada masalah, walapun melawan China memang berat, tapi kalau kita bisa lolos kan kesempatan kita jadi juara," katanya kepada wartawan usai pengukuhan gelar doktor terhadap istrinya, Vitri Malarangeng di FEUI, Kampus FEUI Depok, Selasa (17/04/12).

 

Andi menegaskan bahwa Indonesia harus tetap optimis menghadapi China. "Kita harus optimistis saja siapapun yang dilawan," imbuhnya.

 

Andi menambahkan memang kemungkinan besar tim Thomas jauh lebih berpeluang ketimbang tim Uber. Namun yang terpenting adalah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) harus memprioritaskan proses regenerasi.

 

"Saya lihat memang peluang Thomas lebih besar kemungkinannya, tapi Uber harus tetap kita dorong agar tetap bisa berprestasi, tetapi kita tetap harus melihat proses regenerasi di PBSI harus jadi prioritas," tandasnya.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini