nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Tolak Bahrain Gelar F1

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Selasa 17 April 2012 17:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2012 04 17 37 613299 qrpW97M0aO.jpg Aksi protes F1 di Bahrain. (Foto: Getty Images)

MANAMA – Krisis di Bahrain masih belum berakhir. Namun, FIA dan penyelanggaran balapan Formula One (F1) tetap bersikeras untuk menggelar balapan. Meski demikian, berbagai pihak menolak balapan F1 digelar.

Belakangan ini, seri balapan di Bahrain sempat terancam kembali batal digelar. Ini merujuk pada pemberitaan media yang mengabarkan bahwa sejumlah masyarakat di Bahrain berencana melakukan boikot. Situasi di Bahrain sendiri memang belum sepenuhnya kondusif.

Namun, ancaman tersebut ternyata tak membuat FIA merasa gentar dan menggagalkan gelaran ini. FIA tetap pada keputusannya untuk menggelar balapan di Sirkuit dengan panjang 6.299 km pada 22 April mendatang.

Hal tersebut juga dipertegas oleh ketua penyelengara GP Bahrain, Zayed Al. Ternyata, Menteri Luar Negeri Bahrain Douglas Alexander juga menolak F1 tetap menggulirkan even di negaranya tersebut.

“Pihak berwenang berusaha untuk menggambarkan negara tersebut sebagai di jalan untuk melakukan reformasi, tapi kami terus menerima laporan penyiksaan dan penggunaan kekuatan yang tidak perlu dan berlebihan terhadap protes,” kata Alexander.

“Dengan tetap menggelar even berisiko untuk mengirimkan pesan yang salah untuk sementara ini. Seharusnya, pihak otoritas di Bahrain fokus untuk perbaikan yang sesungguhnya,” tandasnya dilansir Vital F1, Selasa (17/4/2012).

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini