Simulasi Thomas & Uber Belum Dijadwalkan Lagi

Muhammad Indra Nugraha, Jurnalis · Senin 16 April 2012 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 16 40 612220 6LVwdJui1d.jpg (Foto: ist)

JAKARTA – Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) baru saja menggelar simulasi, kemarin pagi. Namun, dikarenakan padatnya jadwal membuat PBSI belum tentukan jadwal simulasi berikutnya.

Seperti diketahui, jelang menghadapi Piala Thomas & Uber bulan Mei mendatang, PBSI mengadakan pertandingan simulasi di Tennis Indoor Senayan Jakarta. Simulasi tersebut memanfaatkan turnamen Axiata Cup.

Final yang terjadi antar sesama tim Indonesia, dengan mempertemukan pemain muda yang tergabung dalam tim Rajawali dengan pemain senior dalam tim Garuda, menjadi simulasi tim Thomas. Sedangkan, simulasi tim Uber dilakukan disela-sela ajang Axiata Cup.

Dalam simulasi tersebut pemain putri dibagi menjadi dua grup, yaitu Garuda dan Rajawali. Tim Garuda berisikan Lindaweni Fanetri, Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan Adriyanti Firdasari.

Sementara tim Rajawali diperkuat Maria Febe, Anneke Feinya/Nitya Krishinda dan Aprilia Yuswandari. Kemenangan akhirnya diraih oleh tim Garuda dengan skor 3-0.

Poin pertama diraih oleh Linda yang menaklukan Maria 8-21, 21-19, 21-17.

Pasangan ganda putri Greysia /Meiliana menjadi penentu kemenangan putri-putri Garuda, usai mengalahkan Anneke Feinya Agustine/Nitya Krishinda Maheswari, 21-14, 21-19.

Sementara Firda berhasil mengalahkan Aprilia Yuswandari dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. Melihat hasil tersebut manajer tim  Piala Thomas dan Uber 2012, M Feriansyah mengaku puas dengan hasil dari simulasi ini.

Namun, Feriansyah dan PBSI belum memutuskan untuk kembali mengadakan simulasi lanjutan. Pasalnya, ia takut simulasi ini menguras fisik para pemain yang juga sedang mempersiapkan diri ke Olimpiade di London.

"Simulasi lanjutan di luar kota seperti sebelumnya mungkin saja dilakukan, namun kita juga harus mempertimbangkan padatnya jadwal pertandingan jelang olimpiade. Namun hal ini akan kami rundingkan kembali (dengan pihak PBSI), " kata Feriansyah seperti dilansir situs PBSI.

(min)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini