nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terus Bergairah Kunci Kesuksesan Vettel

Windi Wicaksono, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2012 19:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2012 03 07 37 588972 IZAlLaKCBF.jpg Sebastian Vettel (Foto: Getty)

MILTON KEYNESS - Juara Dunia Sebastian Vettel percaya jika dia kehilangan gairah untuk membalap, maka dia akan kehilangan kesuksesannya di dunia Formula One yang selama ini membesarkan namanya.

 

Pembalap asal Jerman ini mengakui selalu ada sedikit ruang untuk kehilangan gairah, tapi juga selalu ada cara untuk menunjukkan semangat seperti sebelumnya. Tekanan yang dialami para pembalap memang cukup mengakibatkan menurunnya prestasi di lintasan balap.

 

Vettel merasa para pembalap dipaksa untuk menjaga emosi mereka selama musim balap berlangsung dan karakter masing-masing pembalap yang bakal menentukan bagaimana mempertahankan gairah membalap mereka.

 

"Saya menonton apa yang dilakukan Senna," kata Vettel setelah menonton film dokumenter tentang Ayrton Senna, seperti dilansir The Guardian, Rabu (7/3/2012).

 

"Dan film itu sangat mengilhami saya. Mungkin film ini tidak menampilkan seluruh cerita dan kebenaran secara lengkap, tapi sangat inspiratif untuk melihat latar belakang dan membandingkannya dengan hari ini. Sebuah cerita pembalap yang penuh kisah emosional,” paparnya.

 

“Ya, mungkin gairah adalah hal yang tetap sama dengan apa yang dialami para pembalap 20 tahun lalu. Saat ini driver lebih profesional dan karakter kami menunjukkan apa yang terjadi di lintasan,” terangnya.

 

Vettel juga menambahkan, saat ini setiap pembalap harus pandai menutupi masalahnya, karena media sangat peka tentang hal itu. Profesionalisme pembalap sangat dituntut sehingga mereka juga harus menciptakan situasi yang nyaman dengan tim yang mereka bela.

 

“Jika saya pergi minum bir dengan tiga pembalap di malam sebelum balapan, lalu cerita-cerita itu kemudian dimuat oleh media, maka Anda bahkan tidak ingin membayangkan keributan yang terjadi karena hal seperti itu di media,” ungkapnya.

 

“Ini menyedihkan dalam satu sisi, tetapi di sisi lain, profesionalisme dengan cara ekstrem yang terjadi saat ini memungkinkan Anda untuk tampil di level yang lebih tinggi," pungkasnya.

 

(win)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini