Image

Vespa Masih Boleh Masuk Jakabaring

Deddy Pranata, Jurnalis · Rabu 02 November 2011, 21:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 11 02 463 524101 NVFSQ3Da1K.jpg Foto: Ist

PALEMBANG - Panitia Penyelenggara SEA Games (INASOC) Sumatera Selatan tak menepati janjinya untuk menjadikan Jakabaring Sport City sebagai kawasan bebas kendaraan berbahan Bakar Minyak (BBM). Kini mereka membolehkan 25 motor vespa berkeliaran di arena pertandingan SEA Games itu.

Putusan itu diambil setelah panitia mendapat pinjaman 25 unit vespa untuk kendaraan operasional selama SEA Games, 11-22 November mendatang. Dengan alasan sangat ramah lingkungan, panitia akhirnya menginjikan kendaraan itu beredar di kawasan yang tadinya hanya boleh untuk sepeda dan becak itu.

"Siapapun boleh memakai, mau panitia, pengunjung, atlet, ofisial atau siapa saja. Tapi tidak boleh dibawa keluar kompleks," Kata Muddai Madang, Direktur Inasoc Sumatera Selatan, di Gedung KONI Sumsel, Rabu, (2/11/2011).

Muddai menilai, kehadiran vespa itu tak akan mengurangi nilai Komplek Olahraga Jakabaring sebagai suatu kawasan bebas dari polusi. "Tentunya Sumsel masih dengan keinginannya untuk memecahkan rekor MURI, yakni menjadikan Kompleks Olahraga Jakabaring sebagai suatu kawasan bebas polusi terluas selama SEA Games nanti," katanya.

PT Piaggio Indonesia meminjamkan 25 motor vespa kepada panitia SEA Games di Sumsel. Direktur perusahaan itu, Sergio Mosca, melakukan serah terima kunci secara simbolis dengan Muddai Madang di kantor KONI Sumsel Rabu sore.

Sergio mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap event olahraga negara-negara Asia Tenggara di Palembang. "Produk vespa telah menembus daerah Asia dan khususnya Sumatera Selatan sejak beberapa puluh tahun lalu, sehingga kami peduli atas apa yang akan digelar di Kota Palembang. Apalagi, event olahraga itu akan melibatkan negara-negara Asia Tenggara," jelasnya.

Menurut dia, untuk menjamin kelancaran penggunaan motor itu, pihaknya akan mendirikan sebuah outlet di Komplek Olahraga Jakabaring. "Petugas di outlet Jakabaring yang akan melakukan pengawasan dan pemeliharaan motor yang dipinjamkan itu. Sehingga, INASOC tidak perlu mengkhawatirkan jika nantinya ada kerusakan atau bensinnya habis," ujar Sergio,

Sementara itu untuk mewujudkan rencana memecahkan rekor MURI, INASOC Sumsel semula hanya mengizinkan becak dan sepeda yang beroperasi di Komplek Olahraga Jakabaring. Sebanyak 300 becak dan 300 sepeda telah disiapkan untuk keperluan pengunjung, atlet, ofisial, dan panitia pelaksana.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini