Buang Stoner, Kesalahan Terbesar Ducati

Muhammad Indra Nugraha, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2011 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 18 38 517034 IeE3SBtTMB.jpg Foto: Casey Stoner / Getty Images

PHILLIP ISLAND -  Walaupun baru bergabung selama satu musim dengan tim Repsol Honda, Casey Stoner sudah sukses menjuari juara dunia untuk kedua kalinya. Gelar tersebut ia dapatkan saat balapan MotoGP Australia. Tim Ducati pun telah melukukan kesalahan besar dengan melepas Stoner.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Direktur Olahraga Aprilia, Carlo Pernat, yang menyatakan Ducati telah salah memprediksi karier Stoner yang telah tamat ketika pebalap asal Australia itu kerap mengalami kecelakaan dan sakit misterius pada akhir musim lalu.

"Ini adalah kesalahan besar dari Ducati. Strategi yang salah ketika melibatkan diri dengan pembalap juara," kata Pernat seperti dilansir New Zealand Herald, Selasa, (18/10/2011)

"Ducati adalah pabrikan bangga yang mengira sepeda motor mereka luar biasa. Namun, yang tidak mereka pahami adalah hanya Casey yang bisa mengeksplor 100 persen potensi motor yang mereka miliki," tambahnya.

Kesalahan berikutnya, Ducati telah berani menawarkan kontrak lebih besar pada Jorge Lorenzo, untuk menggantikan Stoner. Walaupun, akhirnya kontrak tersebut gagal dan Ducati justru mengontrak Valentino Rossi.

Maka itu, ujar Pernat, banyak pihak yang berutang maaf pada Stoner. Termasuk Pernat sendiri yang sudah menyampaikan hal tersebut lewat sebuah media di Italia dua bulan lalu. "Apa yang orang kira soal Stoner ternyata tidak benar."

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini