Eksodus Pemain NBA Bisa Terjadi

Sabtu 27 Agustus 2011 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 27 36 496957 GLECWNHQfE.jpg Foto: Penulis Artikel Nelson Gautama

JAKARTA - Deron Williams mengatakan bahwa eksodus pemain NBA bisa terjadi. Williams mengatakan bahwa ia mulai berpikir tentang bermain di luar negeri sejak dua tahun lalu, ketika pers mulai menceritakan bahwa NBA lockout mungkin akan terjadi.

 

Williams telah berdiskusi dengan mantan rekan satu timnya di Utah Jazz yaitu Mehmet Okur, yang berasal dari Turki, sebelum membuat keputusan bermain di tim Besiktas Turki. Dia juga berbicara dengan mantan rekan setimnya Dee Brown dari University of Illinois, yang telah bermain secara profesional di Turki.

 

Deron tidak meminta pendapat Allen Iverson, yang pernah bermain untuk Besiktas musim lalu.

Williams mengatakan direktur eksekutif asosiasi pemain [NBPA] - Billy Hunter, mendukung langkahnya bermain di tim Besiktas, salah satu klub di Turki.

 

“Saya berbicara kepada tuan Hunter dan dia memberikan dukungan terhadap tindakan saya,” ujar Williams. “Hunter senang dengan apa yang aku lakukan. Ia berpikir bahwa saya membuat keputusan yang sangat bagus.”

 

Pelatih baru Williams dari Besiktas, Ergin Ataman, memiliki harapan dapat menduetkan Kobe Bryant dengan Deron Williams di timnya. Tetapi Ergin menduga Kobe Bryant tidak ingin bermain di Turki.

 

"(Kobe) bisa mendapat lebih banyak uang di luar negeri, saya jamin," kata Williams, yang dikabarkan menandatangani kontrak satu tahun senilai $5 juta dengan tim Besiktas. "Jika Kobe bisa berada di sana untuk musim penuh, atau mereka tahu aku (Deron Williams) atau LeBron James bisa berada di Turki untuk musim penuh, tentu saja mereka akan membayar lebih banyak uang."

 

"Saya pernah pergi bersama Kobe ke Cina," kata Williams. "Saya bekerja sama dengan Kobe Bryant untuk membantu AS memenangkan medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Dia sangat popular di China."

 

Williams mengatakan bahwa dia belum berbicara apa-apa dengan Kobe Bryant, tetapi Kobe Bryant sudah memperkirakan bahwa ada 10 atau 15 pemain, beberapa diantaranya adalah pemain bintang, yang ingin mengikuti keputusan Williams untuk bermain di luar negeri.

 

"Saya sudah bicara dengan banyak pemain, dan anda akan terkejut," kata Deron, yang menolak untuk menyebutkan nama. "Sejak berita kepindahan saya menyebar luas, banyak orang menelepon saya (mengatakan) 'Apa yang kamu lakukan? Kapan Anda berangkat?' Ternyata mereka juga ingin bermain di luar NBA."

 

Walaupun pemain diperbolehkan bermain di Eropa, kita tidak akan melihat semua pemain NBA pindah ke Eropa atau Asia. Alasan pertama: jumlah tim di Eropa tidak akan cukup untuk mengakomodasi lebih dari 400 pemain NBA. Alasan kedua: gaji yang diterima pemain NBA akan lebih kecil bila mereka bermain di Eropa. Alasan ketiga: tim Eropa tidak akan sanggup membayar gaji pemain layaknya seperti yang mereka terima di NBA.

 

Jadi mungkin kita akan melihat perpindahan pemain ke Eropa, seperti yang dikatakan Deron Williams, namun tidak semua. Mungkin hanya beberapa superstar top dan segelintir pemain.

 

Apabila Williams, yang telah menjalani operasi pada pergelangan tangan kanannya di bulan April, mengalami cedera di Turki, Nets dapat membatalkan kontraknya. Namun kekhawatiran Williams bukanlah tentang kemungkinan ia bisa cedera.

 

"Orang-orang mengatakan, 'Oh, kau bisa cedera ketika bermain di Turki," kata Williams. "Aku bisa terluka bermain di (University of San Diego) atau dimana pun aku bermain. Namun aku juga sudah melakukan riset tentang asuransi kecelakaan yang mengganti rugi biaya pengobatan saya apabila cedera disana."

 

Ada juga beberapa orang yang berspekulasi bahwa, dia (Williams) pergi bermain ke luar NBA karena ia membutuhkan uang. "Itu konyol," katanya. "Kami sudah tahu bahwa lockout ini akan terjadi. Aku sudah menyimpan banyak uang untuk mengantisipasi biaya pengeluaran saya ketika lockout terjadi."

 

"Bahkan saya tidak perlu menyentuh uang yang saya simpan tersebut. Saya bermain di Turki bukan karena uang. Saya lebih mengincar pengalaman bermain basket dan berkompetisi di Turki," kata Williams. "Jadi jika lockout selesai, aku akan siap untuk bermain secara kompetitif di NBA."

 

"Aku tidak ingin duduk-duduk saja di rumah. Karena itulah yang sebenarnya NBA ingin kita lakukan sekarang," kata Williams. Meskipun Deron Williams berencana akan bermain di Turki selama NBA dalam situasi lockout, Point Guard New Jersey Nets tersebut akan kembali bergabung ke NBA apabila liga tersebut kembali bergulir.

 

Ada klausul dalam kontrak Deron yang akan memungkinkan dia untuk kembali ke NBA kapanpun lockout berakhir. Namun ia tidak melihat lockout akan berakhir dalam waktu dekat.

Williams akan membawa istri dan empat anak-anaknya ke Istanbul, dimana tim Besiktas akan menyediakan mereka sebuah apartemen, mobil dan keamanan pribadi.

 

"Tidak akan ada masa lain dalam karir saya dimana saya bisa tinggal dan bermain di kota lain, mengalami gaya hidup yang berbeda, melihat hal-hal baru. Saya tidak sabar untuk segera mengalaminya."

 

Neilson Gautama

NBA Presenter

 

Follow my twitter at: http://twitter.com/neilsongautama

Join group NBA Indonesia on facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527

MyFansClub: http://www.facebook.com/pages/Neilson-Gautama-Fans-Club/134018783329305

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini