Tekanan di Pundak Di Resta

Randy Wirayudha, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2011 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 02 37 487327 CzSpjv54Hx.jpg Foto: Paul Di Resta (Getty Images)

SILVERSTONEDriver pemula Force India, Paul di Resta menyatakan telah mengalami beban dan tekanan saat lomba dari tim dan manajernya. Hal itu membuatnya sedikit tidak nyaman, meskipun memiliki ambisi yang sama dengan tim.

 

Sudah delapan seri sebelumnya Di Resta memang puasa poin, dan saat GP Hungaria kemarin, posisinya cukup baik dan dari radio, di Resta diperintahkan untuk tetap membalap dengan baik dan mengamankan angka maksimal saat itu.

 

Alhasil, 6 poin berhasil diamankan Di Resta, dan tekanan tersebut sedikit berkurang saat tim juga senang akan raihannya. Bagaimana tidak, Di Resta terakhir kali memperoleh angka di dua seri pertama (GP Australia dan GP Malaysia), itu pun hanya satu angka di masing-masing seri, alias Di Resta hanya finis diurutan ke-10.

 

Kini, Di Resta berharap dapat mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi untuk lebih baik lagi, tentunya, Anthony Hamilton, ayah dari Lewis yang merupakan manajer Di Resta, takkan menjerumuskan Di Resta, dia yakin, tekanan macam itu ditujukan agar dirinya makin percaya diri di delapan seri sisa.

 

“Saya sempat berada dalam tekanan untuk mengamankan poin, tapi di saat yang sama, saya tidak tidak melakukan kesalahan seperti di tiga seri terakhir,” tutur Di Resta, sebagaimana dilansir Mid-Day, Selasa (2/8/2011).

 

“Saya selalu mengatakan, bahwa dalam karier saya, pasti akan ada naik-turunnya, dan saya harap setelah keterpurukan ini akan tercipta perkembangan pesat pad kami,” harap pembalap berusia 25 tahun tersebut.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini