Hamilton Beberkan Biang Kegagalannya

Achmad Firdaus, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2011 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 01 37 486751 B4esH7fhmZ.jpg Foto: Lewis Hamilton saat dikejar Janson Button, sebelum akhirnya tergelincir/Getty Images

BUDAPEST - Lewis Hamilton mengalami beberapa masalah sehingga harus melupakan impiannya memenangi seri F1GP Hungaria, Minggu (1/8/2011) malam tadi. Namun tahukah Anda, kegagalannya tersebut disebabkan oleh satu hal. Apa itu?

Pembalap McLaren ini mengaku komunikasi radio yang terganggu menjadi biang utama kegagalannya. Gangguan komunikasi tersebut membuat dirinya dan kru tim tidak bisa saling memahami apa yang diinginkan masing-masing. Gangguan komunikasi tersebut bahkan membuat Hamilton melakukan kesalahan fatal. Dia salah mengganti ban yang sempat membuatnya spin, serta enam kali masuk pit, di mana rata-rata tim hanya tiga kali melakukan pit.

“Kami mengalami masalah pada radio tim. Saya bisa mendengar suara teknisi, tapi mereka tidak bisa mendengar saya. Jadi, saat saya meminta informasi lebih, mereka tidak mendengarnya. Jadi, saya sangat sulit untuk meminta bantuan mereka,” tutur Hamilton sebagaimana dikutip Autosport, Senin (1/8/2011).

“Saya pikir mungkin ada satu titik ketika mereka mendapat beberapa informasi dari saya, tapi mungkin itu hanya secuil info. Saya mendengar mereka mengatakan, cuaca akan hujan dan saat itu kondisi sudah gerimis. Jadi kami memutuskan untuk menggunakan ban basah. Namun, sebelum melakukannya ternyata saya tergelincir. Itu memang bukan panggilan yang bagus, tapi memang beginilah balap mobil,” sambungnya.

Miskomunikasi itu memang berakibat fatal. Hamilton yang saat itu tengah memimpin balapan harus kehilangan posisinya, karena spin akibat salah menggunakan ban. Posisinya pun disalip rekan setimnya, Jenson Button yang memimpin balapan hingga akhir. Hamilton sendiri harus puas finis keempat, setelah sempat juga dihukum penalti lantaran dianggap membahayakan pembalap lain saat mencoba kembali ke jalur.

“Saya melakukan kesalahan besar. Ban depan kiri saya sudah aus, jadi saya sedikit melebar saat di chicane, lalu tergelincir, di mana hal tersebut sangat jarang sekali terjadi,” imbuhnya.

“Setelah insiden itu, jujur saya harus meminta maaf kepada Paul di Resta. Saya tidak melihatnya. Saya benar-benar tidak punya petunjuk. Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya mendapat hukuman yang terkadang seperti sudah diharapkan, saya rasa. Jadi, saya meminta maaf kepadanya (Di Resta),” pungkas pembalap yang sepanjang musim ini kerap mendapat masalah akibat gaya membalapnya yang dinilai kelewat agresif.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini