Yamaha Waspadai Rencana Lorenzo Boikot Motegi

Muhayati Faridatun, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2011 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 22 38 482887 GBy3N8nWyS.jpg Jorge Lorenzo / Foto: Daylife

CALIFORNIA - Jorge Lorenzo sudah melontarkan rencana memboikot gelaran MotoGP Jepang, yang sedianya berlangsung pada Oktober mendatang. Menanggapi pernyataan pembalapnya, pihak Yamaha cukup waspada dalam mengambil keputusan.

Seperti diketahui, gempa bumi yang disertai gelombang tsunami melanda Jepang, yang berakibat meledaknya sejumlah pembangkit tenaga nuklir di Fukushima. Efek radiasi dinilai cukup membahayakan dan berdampak luas ke seluruh dunia, terkait kecemasan menyambangi Negeri Sakura tersebut.

Tak terkecuali, sejumlah pembalap MotoGP yang dijadwalkan beraksi di Sirkuit Twin Ring Motegi, pada 2 Oktober mendatang. Lorenzo bahkan mengambil tindakan ekstrim, dengan mencetuskan rencana memboikot gelaran seri ke-15 tersebut.

Hingga saat ini, pihak FIM dan Dorna, selaku pemegang autoritas gelaran MotoGP, belum mengeluarkan keputusan mengenai penyelenggaraan GP Jepang. Yamaha mengaku waspada dengan pernyataan Lorenzo, mengingat pihaknya sebagai tim belum menegaskan komitmennya.

“Banyak sekali opini pribadi dan pandangan Yamaha adalah, kami ingin mendengarkan opini pemegang autoritas seperti FIM dan Dorna,” ungkap Tim Prinsipal Yamaha Lin Jarvis, seperti dilansir MCN, Jumat (22/7/2011).

“Kami harus mengonfirmasi apakah lingkungan (di Motegi) sudah stabil atau belum, baru kemudian setiap pembalap bisa membuat keputusan secara pribadi. Saya belum bisa katakan Lorenzo akan ke sana atau tidak. Hanya dia yang bisa mengatakan itu,” paparnya.

“Bagi saya cukup sulit untuk memikirkan apa yang akan kami lakukan, jika salah satu atau dua pembalap kami tidak ingin balapan di sana. Beberapa pekan ke depan, mungkin masalah ini akan lebih jelas,” terang Jarvis, seraya memberi tenggat waktu pada Lorenzo dan tandemnya, Ben Spies untuk menegaskan keputusan.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini