Stephen Jackson Bergabung dengan Milwaukee Bucks

Rabu 20 Juli 2011 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 20 36 482061 4HJi0AML7W.jpg

Sacramento Kings telah sepakat untuk melakukan pertukaran pemain atau trade dengan Charlotte Bobcats dan Milwaukee Bucks.

 

Sacramento menukar Beno Udrih dan pick no. 7, Bismack Biyombo, untuk mendapatkan John Salmons [dari Milwaukee Bucks] dan Jimmer Fredette [yang merupakan pick no.10].

Beno Udrih menghabiskan tiga musim pertamanya bersama San Antonio dan empat tahun terakhirnya sisanya bersama Sacramento.

 

Udrih bermain terbanyak sepanjang karirnya musim lalu dengan 64 kali bertanding dengan rataan tertinggi dalam karirnya dengan 13.7 poin dan 4.9 assist per game.

 

Bobcats akan mendapatkan pick No. 7 dari Kings beserta Corey Maggette dari Milwaukee. Sementara Stephen Jackson, Shaun Livingston, pick No.19 dari Bobcats, dan Beno Udrih dari Kings akan berlabuh di Milwaukee.

 

Stephen Jackson yang akan bermain untuk Milwaukee Bucks musim depan dikabarkan tidak menyukai kepindahan ini. Dengan ini Jackson akan membela tim ketujuh dalam 11 musim yang ia sudah lewati di NBA.

 

Ada beberapa faktor yang membuat pertukaran ini lebih banyak merugikan Kings:

 

1. Posisi mereka menjadi turun dalam draft 2011.

Kings yang sebelumnya memilih di urutan ketujuh dalam draft 2011, akhirnya turun ke urutan kesepuluh. Kings memang memiliki target untuk mendapatkan Fredette. Jadi paling tidak mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan dan mungkin bisa membantu mereka menjual tiket pertandingan.

 

2. Kings mendapat pemain yang lebih buruk

Udrih lebih baik dibanding Salmons dalam dua musim sebelumnya. Salmons adalah pemain bertahan yang lebih baik, sementara Udrih adalah rekan satu tim yang lebih disukai.

 

3. Kings mendapat pemain yang lebih tua

John Salmons berusia 31 tahun sementara Beno Udrih berusia 29 tahun. Untuk tim yang sedang dalam masa rebuiliding kembali seperti Sacramento, memilih pemain yang lebih tua merupakan pertaruhan yang aneh.

 

4. Kings mendapat pemain dengan nominal kontrak yang lebih besar dan lama

Udrih mempunyai sisa kontrak dua tahun lagi sebesar $15.000.000; Salmons mempunyai sisa tiga tahun lagi sebesar $24.000.000. Untuk tim seperti Sacramento yang pemiliknya sudah hampir bangkrut, sepertinya ini merupakan keputusan yang aneh.

 

5. Jumlah pemain yang terlalu banyak

Pada pertukaran yang memang bertujuan untuk mengisi kebutuhan pemain, tidak akan menimbulkan pertanyaan. Tapi apa yang dilakukan Sacramento adalah kebalikannya. Udrih adalah guard yang cukup baik dalam daftar pemain Kings musim lalu. Mereka memang mandapatkan guard pada pick no. 10, namun pilihan itu juga ada pada pick No.7.

 

Selain itu, Salmons adalah seorang shooting guard dan Kings sudah mempunyai seorang shooter yang cukup bagus yaitu Tyreke Evans. Mungkin saja Salamons akan bermain pada posisi 3 atau Evans pada posisi 1.

 

Salmon akan bermain untuk tim kelima dalam karirnya. Ia memulai dengan cemerlang karirnya bersama Milwaukee tahun 2009-10. Salmons bermain 30 pertandingan setelah didatangkan dari Chicago oleh Milwaukee dengan rata-rata 19.9 poin per game. Namun performanya menurun dengan rata-rata menjadi 10.1 poin pada musim lalu.

 

Namun lagi-lagi posisi tersebut sudah diisi oleh banyak pemain seperti Francisco Garcia, Marcus Thornton, dan pick No.10. Sepertinya sulit untuk melihat bahwa menambah Salmons pada komposisi roster yang ada saat ini akan banyak membantu.

 

Neilson Gautama

NBA Presenter

Follow my twitter at: http://twitter.com/neilsongautama

Join group NBA Indonesia on facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527

MyFansClub: http://www.facebook.com/pages/Neilson-Gautama-Fans-Club/134018783329305

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini