Lorenzo & Stoner Sepakat Ogah Balapan di Jepang

Achmad Firdaus, Jurnalis · Minggu 17 Juli 2011 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 17 38 480787 s4MRMMp4OW.jpg Foto: Jorge Lorenzo & Casey Stoner saat memberikan keterangan pers/Daylife

SACHSENRING - Dua kandidat kuat juara dunia MotoGP musim ini, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo menyatakan keengganannya untuk tampil MotoGP Jepang. Mereka berdua mengaku takut terkena radiasi nuklir.

Pembalap andalan Repsol Honda dan Yamaha Racing ini menegaskan pendiriannya untuk memboikot MotoGP Jepang, lantaran khawatir akan serangan radiasi nuklir, pasca bocornya sejumlah reactor nuklir di Jepang akibat bencana gempa dan tsunami yang melanda negeri Matahari Terbit, beberapa waktu lalu. Mereka tetap mengatakan tidak meski, panitia telah menyatakan sirkuit Twin Ring Motegi bebas dari radiasi.

Sebenarnya, MotoGP Jepang dijadwalkan digelar pada 24 April kemarin, namun karena guncangan gempa disertai tsunami yang menelan banyak korban dan kerusakan di beberapa reactor nuklir di kawasan Sendai, panitia MotoGP akhirnya menjadwal ulang MotoGP Jepang, menjadi 2 Oktober mendatang.

“Saya tidak ingin ke sana (Jepang). Ini opini saya. Tidak seperti Jorge (Lorenzo) saya butuh waktu cukup lama untuk mengambil keputusan, tapi saya tegaskan saya tidak ingin balapan di sana. Kebanyakan pembalap juga memiliki opini yang sama. Kini, semuanya tergantung pada panitia untuk memastikan semuanya,” tutur Stoner.

“Saya sudah membuat keputusan sejak lama dan hingga kini keputusan saya tidak berubah,” timpal Lorenzo sebagaimana dikutip MCN, Minggu (17/7/2011).

Pernyataan kedua pembalap ini seakan kontradiksi dengan dukungan mereka beberapa waktu lalu, di mana semua pembalap menempelkan stiker berisikan dukungan untuk Jepang di motor mereka masing-masing. Namun, Stoner dan Lorenzo membantah tudingan tersebut.

“Saya tidak berpikir ini adalah sebuah kontradiksi. Saya percaya, mendukung seseorang dan berada di sana (Jepang) bukan hal yang sama. Ada sesuatu yang akan terjadi dan Anda harus menunggu, Anda akan lebih mengerti nanti,” kilah Stoner.

“Pekerjaan harus terus berlanjut. Tapi, bila sesuatu hal yang serupa menimpa Australia, dekat rumah saya, saya tidak akan pulang ke sana. Jadi, karena kami enggan datang kesana, bukan berarti kami tidak mendukung Jepang,” sambungnya.

Lorenzo menambahkan, “Saya pikir, Jepang tidak akan berubah sekalipun kami datang ke sana. Saya sangat menyukai Jepang dan mencintai fans saya di sana. Saya juga suka balapan di Motegi. Jika kami bisa membantu Jepang dengan cara lain, kami akan melakukannya, tapi, pergi kesana bukanlah sebuah dukungan,” tutupnya.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini