"Honda Lebih Responsif Dibanding Ducati"

Muhayati Faridatun, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2011 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 12 38 479020 hRNWg2hfky.jpg Casey Stoner / Foto: Daylife

AALST - Performa Casey Stoner sebagai pembalap anyar Repsol Honda terbilang fantastis. Pembalap berkebangsaan Australia tak segan melontarkan perbandingan antara timnya saat ini dengan mantan timnya, Ducati Marlboro.

Sukses menjadi juara dunia 2007 saat debut perdananya bersama Ducati, prestasi Stoner di atas Desmosedici justru menunjukkan grafik penurunan. Pada musim 2008, pembalap 25 tahun menempati posisi runner-up, kemudian hanya berada di peringkat empat klasemen akhir musim 2009 dan 2010.

Berpaling ke Honda sejak musim 2011, performa Stoner perlahan mulai menanjak. Betapa tidak, seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar, langsung ditaklukkannya dengan meraih podium teratas. Sempat tidak menyelesaikan balapan di seri kedua di Jerez, Spanyol, Stoner kembali tampil impresif.

Dalam enam seri terakhir, pemilik hak paten nomor 27 tak pernah absen dari podium, tercatat dua kali meraih podium tiga, satu kali di podium dua, serta menorehkan hattrick kemenangan berturut di GP Prancis, Catalunya dan Inggris.

Konsistensi performa menggiring Stoner mematahkan dominasi andalan Yamaha sekaligus juara bertahan, Jorge Lorenzo. Kini, Stoner bertengger di puncak klasemen pembalap dengan raihan 152 poin, atau unggul 19 poin dari Lorenzo.

Saat ditanya rahasia peningkatan performanya, Stoner dengan lugas menjawabnya. “Sejak bersama Honda, saya mendapat lebih banyak masukan dibandingkan dengan yang saya dapat di Ducati. Tentunya, saat ini saya merasakan performa yang lebih baik,” tuturnya, dikutip dari Crash.net, Selasa (12/7/2011).

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini