49 Peserta Lolos ke Tahap Akhir Audisi PB Djarum

Achmad Firdaus, Jurnalis · Senin 04 Juli 2011 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 04 40 475771 WDRve2ZgMg.jpg Foto: Suasana pendaftaran Audisi PB Djarum 2011/Dok. Images Dynamics

JAKARTA - Rangkaian panjang Audisi Umum PB Djarum tahun 2011 akhirnya rampung pada Minggu (3/7/2011). Dalam program beasiswa bulutangkis yang dimulai sejak Jumat (1/7/2011) lalu, akhirnya didapatkan 49 peserta yang berhasil lolos ke tahap akhir.

49 peserta yang lolos terdiri dari 27 putra dan 22 putri, atau lebih banyak dari tahun lalu. Selanjutnya, mereka akan menjalani tahap akhir dengan menjalani karantina selama sepekan, mulai 11-16 Juli mendatang.

Kualitas peserta yang meningkat membuat PB Djarum meloloskan atlet ke tahap karantina dalam jumlah yang cukup banyak, jauh berbeda dari tahun lalu yang meloloskan 19 putra dan 12 putri. Hal ini pun diutarakan oleh Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

“Segi kualitas peserta tahun ini dinilai lebih baik. Banyak talenta muda yang bakatnya menurut Dewan Pelatih PB Djarum sangat baik, jadi peserta yang lolos ke tahap karantina tahun ini jauh lebih banyak dibanding pada tahun lalu,” ujarnya dalam rilis yang diterima okezone, Senin (4/7/2011).

Tiga hari audisi yang melelahkan itu tentu terbayarkan saat nama mereka terpajang sebagai peserta yang lolos audisi. Ini pun dirasakan oleh Salsabila Prameswara Haryanto, gadis kecil yang datang dari Bandung ini pun terlihat tersenyum lebar saat melihat namanya ada di jajaran 22 putri yang akan dikarantina. Di usianya yang belum genap 10 tahun, Salsabila menunjukkan bakat bermain bulutangkis yang luar biasa hingga ia lolos ke tahapan akhir. “Yang pasti senang, semoga nanti bisa lolos lagi,” ujarnya singkat.

Perasaan serupa ini pun dirasakan oleh dua peserta yang jauh-jauh datang dari Papua, Alvone Feldian Sampe Kondoallo dan Asty Dwi Widyaningrum. Perjuangan dan perjalanan yang cukup jauh dari kedua atlet muda ini membuahkan hasil, dengan ketekunan berlatih dan kegigihan mereka saat audisi akhirnya mereka bisa lolos keempat tahapan audisi.

Mereka yang lolos hingga tahap karantina, tentu sudah melalui ujian yang tak mudah. Di tahap pertama dan tahap kedua mereka masing-masing diberikan waktu 10 dan 20 menit untuk menunjukkan performa dan kualitas mereka saat bermain. Dari tahap pertama ini lolos sebanyak 271 orang, sementara di tahap kedua meloloskan 117 orang.

Di tahap ketiga mereka kembali di uji bermain bulutangkis, tetapi kali ini mereka bermain bukan berdasarkan waktu melainkan bermain sampai muncul satu orang pemenang layaknya pertandingan biasanya. Tes berlangsung sepanjang sore hingga malam, karena setiap peserta harus bermain dua kali. Terlihat beberapa peserta tak segan untuk berteriak saat meraih angka, dan beberapa dari mereka pun menangis saat kalah dari lawannya.

Pengumuman peserta yang lolos ke tahap tiga dilakukan pada Minggu (3/7/2011) pagi, sebanyak 39 putra dan 26 putri terjaring untuk mengikuti tahap empat, yakni tes fisik. Tahap keempat ini menampilkan tes untuk melatih fisik, yaitu beep test untuk uji kemampuan dan ketahanan fisik peserta. Karena tes ini dianggap paling baik oleh dewan pelatih sebagai tes yang mampu menggambarkan ketahanan fisik peserta.

Beep test adalah sebuah tes yang menguji kemampuan fisik peserta. Dengan lintasan sepanjang 20 meter, peserta harus berlari dan mengikuti instruksi audio. Dimana pada level-level awal, jeda dari satu bunyi beep ke bunyi lainnya cukup panjang, semakin tinggi level jeda semakin cepat.

Usai menguji kemampuan fisik, peserta diberi jeda waktu selama 1 jam sebelum akhirnya kembali di uji teknik saat bermain ganda. Ade Lukas dan Yudha Wiratama, pelatih khusus ganda PB Djarum pun turut hadir untuk melihat kemampuan dan bakat peserta saat bermain ganda.

Peserta pun sempat dibuat lebih tegang saat panitia yang semula akan mengumumkan hasil audisi pada pukul 13.00 WIB, ternyata hasil baru keluar setelah pukul 14.15 WIB. Meski ada sedikit raut kecewa dari mereka yang gagal di tahap ini, namun sebagian besar berujar akan berlatih lebih keras dan kembali tahun depan. Seperti yang dilakoni Muh. Taufiqul Hafizh yang gagal di tahap karantina 2010, kini ia kembali ke audisi umum PB Djarum dan kembali lolos ke tahap karantina.

“Iya, tahun lalu saya gagal di karantina, tahun ini harus berhasil sampai lolos dan menjadi atlet PB Djarum,” ujar atlet bertangan kidal itu.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini