Lagi, PB Djarum Gelar Audisi Beasiswa Bulutangkis

Muchamad Syuhada, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2011 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 30 40 474494

KUDUS - Djarum Foundation melalui PB Djarum kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan bulutangkis, sebagai cabang olahraga yang sudah sering mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Seperti yang sudah-sudah, kini PB Djarum kembali menggelar Audisi umum.

Audisi yang sedianya digelar sejak 1- 3 Juli di markas PB Djarum, GOR Jati, Kudus, tersebut ditujukan untuk menjaring bakat-bakat muda bulutangkis dari penjuru Tanah Air, yang nantinya akan diberikan penghargaan berupa beasiswa bulutangkis.

Setelah sukses diikuti oleh sekitar 850 peserta pada 2010 lalu, diperkirakan pada tahun ini akan terjadi peningkatan. Karenanya PB Djarum juga berkomitmen melaksanakan seleksi dengan lebih ketat.

"Hingga pukul 15.30 WIB tadi, sudah tercatat ada 754 peserta yang mendaftar ulang. Sangat mungkin jumlah itu akan bertambah karena penutupan pendaftaran adalah pukul 17.00 WIB. Kami juga akan tetap menerima jika nantinya ada peserta yang menyusul," ujar Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin dalam acara konfrensi pers Audisi Umum PB Djarum di GOR Jati, Kamis (30/6/2011).

"Saya pikir kencederungannya pasti meningkat karena biasanya daerah-daerah yang sudah meloloskan atletnya akan memotivasi atlet dari tempat asalnya. Kalau diibaratkan ini menjadi semacam virus,'' sambung Yoppy.

Mengenai proses audisi sendiri, dijelaskan oleh team manejer PB Djarum, Fung Permadi akan dilakukan dalam empat tahap. Peserta awalnya akan dibagi dalam kelompok umur dan sebagai tahap permulaan mereka akan melakukan pertandingan selama 10 menit, namun ditekankan kalau kalah atau menang tidak dijadikan patokan di tahap ini, namun yang terpenting peserta harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Pada tahap kedua dan ketiga, mereka yang dinyatakan lolos dari tahap pertama kembali saling baku hantam dalam duel dengan menggunakan sistem rally point selama 20 menit. Pada tahap akhir, para atlet akan melakukan uji fisik.

Atlet yang dinyatakan lolos audisi kemudian akan dikarantina untuk kembali diuji secara mendetail selama sepekan sebelim akhirnya diputuskan berhak menerima beasiswa atau tidak.

"Proses seleksi akan ketat karena kami memang mencari atlet yang tangguh, pantang menyerah dan bermental juara," cetus Fung.

Dijelaskan pula kalau dalam audisi ini PB Djarum tidak mematok jumlah atlet yang masuk saringan sebab mereka sejak awal memang menyatakan hanya mengacu kepada kualitas, bukanlah kuantitas.

"Kami tidak mematok jumlah, yang terpenting adalan kualitas. Jadi semakin banyak yang berkualitas, maka semakin banyak pulang yang terjaring," tandas Fung lagi.

Bentuk beasiswa yang diberikan nanti, menurut Yoppy, hanya untuk yang berkaitan dengan bulutangkis saja. Tapi dia juga mengatakan kalau untuk hal lain, PB Djarum akan berusaha membantu untuk mengurus urusan administratif.

"Beasiswa yang diberikan adalah yang ada hubungannya dengan bulutangkis, seperti tempat tinggal selama masa pelatihan, peralatan bulutangkis dan lainya. Tapi untuk urusan di luar itu seperti sekolah, kami sifatnya hanya akan membantu," jelas Yoppy.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini