Taufik: Masa Depan Bulutangkis Cerah

Randy Wirayudha, Jurnalis · Rabu 08 Juni 2011 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 08 40 465975 eCOqJLT3Pn.jpg Taufik Hidayat di penutupan acara MILO. Foto: Randy Wirayudha/Okezone.com

JAKARTA - Kejuaraan Bulutangkis usia muda Tingkat SD-SMP yang digelar Milo menggandeng PB PBSI telah rampung digelar. Para jawara pun telah ditahbiskan dan diharapkan akan menjadi harapan penerus bangas dalam perbulutangkisan nasional.

Tentunya para juara tersebut telah berjuang keras mengalahkan 3621 anak-anak lainnya yag sebelumnya di seleksi di lima kota, yaitu, Jakarta, Samarinda, Pontianak, Batam dan Gresik. Coachinc Clinic oleh legenda Christian Hadinata dan Taufik Hidayat pun mereka terima. Namun bagi Aurum Oktavia dan jawara lainnya di sejumlah nomor masih harus menempuh jalan panjang.

Meski begitu, mereka akan selalu didukung dan dimotivasi oleh para senior mereka, macam Taufik Hidayat yang juga menghadiri Grand Final school Competition hari ini, Rabu (8/6/2011) yang digelar di Pelatnas Cipayung. Mereka, para juara tersebut juga diharapkan agar terus berlatih dan nantinya akan dapat menggantikan senior-senior bulutangkis nasional lainnya untuk mengharumkan nama bangsa di pentas Internasional. Hal ini diungkapkan Taufik pada saat penyerahan medali bagi para pemenang yang juga dilaksanakan pada siang hari tadi.

Taufik juga menyatakan bahwa kehidupan bulutangkis memang keras dan penuh tantangan. Tapi, seorang juara tidak dibentuk dalam satu hari. Taufik juga mengungkapkan untuk jangan takut menjadi pebulutangkis jika mereka sudah dewasa. Tak ada salahnya memilih bulutangkis sebagai jalan hidup. Bulu tangkis juga bias menjadi masa depan dan menjanjikan.

"Selamat bagi para juara, dan yang belum juara, jangan patah semangat dan terus berusaha. Sempga nantinya bisa masuk pelatnas dan menjadi pebulu tangkis nasional. Yang terpenting adalah semangat, giat berlatih," tutur Taufik saat acara penyerahan medali.

"Dulu saya juga berjuang dari bawah. Berat memang tapi dari situlah awal saya menjadi juara. Suatu saat saya ingin kalian (peserta dan para juara) masuk pelatnas dan menjadi juara di level dunia," tambahnya.

"Jangan takut memilih bulutangkis sebagai jalan hidup. Bulutangkis juga bisa menjadi masa depan kalian yang cerah. Buktinya saya bisa seprti ini karena bulutangkis. Selama ini saya hidup dari bulutangkis," pungkas Taufik.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini