Membuka Peluang Baru Pebulutangkis ke Pelatnas

Huyogo Simbolon, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2011 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 24 40 460448

BANDUNG – Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) akan meningkatkan pencarian bibit muda dalam rangka persiapan Sea Games 2011 di Palembang, 11-25 November mendatang. Hal itu diungkapkan Ketum PB PBSI Djoko Santoso usai membuka Kejuaraan Bulu Tangkis Djarum Sirkuit Nasional Seri IV di GOR Bandung, Selasa (24/5).

Djoko mengatakan, saat ini konsep Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas) gencar melakukan persiapan menjelang penyelenggaraan PON. Salah satu program yang sudah dijalankan yakni Satuan Pelaksana (Satlak) Program Indonesia Emas (Prima) yang bekerjasama dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) beberapa waktu lalu.

“Hasil dari Satlak Prima membantu PB PBSI dalam menyiapakan atlet untuk Sea Games nanti,” ungkap Djoko kepada HATTRICK. Saat ini, kata Djoko sudah ada 40 atlet yang tergabung dalam Pelatnas Sea Games. Namun, jumlah tersebut masih memungkikan bertambah jika ada atlet lain yang muncul dari kejuaraan Djarum.

“Memang dari peatnas sudah ada 40 atlet yang kita kirim. Namun akan digabung dengan diluar pelatnas. Kegiatan sirkuit nasional ini bisa jadi memunculkan bakat baru,” kata mantan KSAD ini. Kejuaraan juga diikuti para atlet Pelatnas Pratama. Sehingga mutu pertandingannya pun berbeda dengan kejuaraan lainnya.

Bagi PB PBSI, lanjutya, ajang ini juga merupakan ajang pencarian bibit baru pebulu tangkis untuk bisa masuk Pelatnas di Cipayung Jakarta."Bagi atlet muda, ajang ini bisa menjadi tempat mencari pengalaman, dan menunjukkan kemampuan. Bukan hanya itu, pemain muda juga bisa melihat kemampuan para pemain Pelatnas," tuturnya.

“Kita berharap lahir atlet dari kejuaraan seperti ini. Pemantau bakat dari PB PBSI juga sudah diturunkan untuk memantau para atlet. Sangat terbuka jika bagus untuk untuk diikutkan seleksi pelatnas,” jelasnya.

Lebih lanjut Panglima TNI (2007-2010) menuturkan, sejak dulu tentara ikut dalam pembinaan olahraga. “Sekarang kebijakan dari TNI utnuk membantu perkembangan olahraga. Meski pada akhirnya sang atlet akan menemukan pilihan dalam berkarir. Sehingga keluarga akan sangat menentukan,” pungkasnya.

Namun demikian, Djoko menambahkan, hal yang merupakan suatu langkah maju tersebut tidak akan dapat berjalan dengan baik jika tidak didukung semua pihak, terutama insan-insan olahraga.

Kejuaraan bulutangkis Djarum sendiri mempertandingkan sebanyak 1.160 partai yang diikuti 91 tim. Sedangkan dua klub papan atas asal Bandung, SGS PLN dan Mutiara ikut bersaing dengan lima klub lainnya.

Menurut Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI Mimi Irawan, beberapa klub masih mendominasi kejuaraan yakni Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Tangkas Alfamart Jakarta, Indocafe Medan, dan Surya Naga Surabaya.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini