Pilihan Terburuk Hingga Terbaik di NBA Draft Part 1

Jum'at 13 Mei 2011 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 10 36 455322 EdiSItIB1i.jpg

Tidak ada yang namanya kepastian dalam menilai talenta seorang pemain. Lihat saja bagaimana para tim di NBA memutuskan untuk menggunakan draft picknya.

Ada yang tepat, ada yang tidak tepat. Saya akan membahas pemain yang disebut dengan istilah ‘draft bust’ [dipilih dengan menggunakan draft pick yang tinggi namun gagal berprestasi lebih baik dari pemain-pemain yang dipilih setelahnya] sampai ke ‘draft steal’ [kebalikan dari draft bust]. Berikut urutan pilihan terburuk [dari angka yang paling besar] sampai yang terbaik [nomor satu]:

NO. 11425 Sam Bowie [Kentucky]

Sam Bowie dipilih di urutan nomor dua pada draft tahun 1984 oleh Portland. Tidak ada pilihan draft pick yang akan lebih parah dari yang satu ini. Karirnya akan selalu diingat dengan pemain-pemain yang terpilih setelah ia didraft. Mereka adalah para anggota Hall of Famers: Michael Jordan, Charles Barkley, dan John Stockton.  Bagaimana mungkin anda bisa salah dalam melihat seorang Michael Jordan, peraih 6 cincin juara NBA dan pemain terbaik sepanjang masa yang dipunyai olahraga basket. Ia langsung mengubah franchise Bulls menjadi salah satu brand yang paling menguntungkan dari sisi bisnis. Bayangkan seandainya Drexler dipasangkan dengan Jordan di Portland, berapa cincin juara yang akan diraih Blazers? Delapan? Sembilan? Pasti GM Portland tidak bisa tidur dengan nyenyak sampai sekarang.

[Ingat iklan NBA yang sering ditayangkan dengan bunyi piano sebagai backsoundnya? Slogan NBA saat ini adalah: NBA, Where Amazing Happens. Bagaimana kalo kita ganti slogannya untuk menghargai Sam Bowie: NBA...Where Draft Bust Happens....]

NO. 10035 Darko Milicic [Serbia and Montenegro]

Pilihan ini tidak jauh beda dengan pilihan sebelumnya. Salah satu keputusan terburuk [atau mungkin juga terbaik, mengingat seandainya Pistons mengambil Melo atau Wade, mungkin, ingat...hanya mungkin....Pistons tidak akan menjadi juara di tahun 2004]. Namun tetap saja fans Pistons geleng-geleng kepala melihat talent-talent yang ada saat itu seperti: Wade, Carmelo Anthony, Josh Howard, Chris Bosh, maupun David West. Saya rasa jika salah satu dari nama pemain yang saya sebut di atas ditukar dengan Darko, Joe Dumars pasti akan mengatakan ‘iya’ dalam 0.00000000001 detik.

Apa yang Dulu  Mereka Katakan Tentang Darko

"Adalah suatu hal yang sangat penting untuk mengambil pemain yang akan menjadi bintang, kapanpun anda mendapatkan urutan ke dua di draft. Saya cukup yakin Darko bisa menjadi seperti yang kita harapkan."

--Larry Brown

"Ketika anda mendapat talenta yang spesial dengan ukuran tubuh sebesar itu, maka hampir mustahil bagi saya untuk tidak mengambilnya. Walaupun menurut saya Carmelo Anthony adalah pemain yang spesial juga, saya percaya bahwa akan ada small forward dengan tinggi 203 cm lainnya yang akan muncul di draft-draft berikutnya."

--Joe Dumars

NO. 8533 Dennis Hopson [Ohio State]

Ini baru luar biasa. Dennis dipilih di nomor tiga pada draft tahun 1987 oleh New Jersey, sebelum Scottie Pippen [salah satu dari 50 pemain terbaik dalam sejarah NBA] dan Reggie Miller [salah satu shooter terbaik sepanjang masa].

NO. 5657 Michael Olowokandi [Pacfifc]

Clippers adalah salah satu organisasi yg paling dysfunctional dalam sejarah NBA. Lihat saja dalam sejarahnya menggaji pemain maupun ketika memilih pemain di draft. Bagaimana dengan pilihan nomor satu pada draft tahun 1998 oleh L.A. Clippers? Susah dipercaya ketika Olowokandi, pemain dengan tinggi 213 cm ini, dipilih lebih dahulu sebelum Vince Carter, Nowitizki, Paul Pierce [dan dari semua talent yang ada]. Olowokandi pernah sekali mendapat 30-point, 16-rebound saat timnya menang atas Bulls dengan skor 94-90. Apa??? Masa anda tidak ingat dengan game tersebut? [NBA...where Michael Olowokandi happens....yuckk..]

Apa yang Dulu Mereka Katakan Tentang Olowokandi

"Lihat tipe-tipe big men yang bisa sukses di NBA. Dalam tiga tahun ke depan, big man mana yang masih akan bermain di NBA? Alonzo Mourning, Shaquille O'Neal dan Tim Duncan pasti masih akan bermain. Namun saya pikir Olowokandi akan bergabung dalam grup elite tersebut dalam kurun waktu tiga tahun. Ia bisa menjadi pemain yang lebih hebat dari siapapun di draft tahun ini."

--Elgin Baylor [GM Clippers]

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini