Shanghai, Balapan Terbaik dalam Karier Hamilton

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Senin 18 April 2011 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 18 37 447271 pvtStRirUc.jpg Foto: Lewis Hamilton saat merayakan kemenangan bersama Sebastian Vettel dan Mark Webber (Getty Images)

SHANGHAI – Rasanya tidak ada yang lebih bahagia dari Lewis Hamilton. Podium pertama yang diraihnya dalam seri ketiga di GP China jelas menjadi pemicunya.

 

Dalam balapan yang berlangsung ketat sejak start itu, Hamilton memang mendapat perlawangan yang sengit dari rival utamanya, Sebastian Vettel. Namun, berkat strategi pit-stop yang diterapkan timnya, Hamilton berhasil berdiri di podium pertama dengan gaya. “Saya merasa sangat bangga,” kata pembalap 26 tahun itu seperti dikutip Daily Express, Senin (18/4/2011)

 

Hamilton menggambarkan sukses ini layaknya kemenangan terhebat sepanjang kariernya terutama dalam dua seri di Silverstone dan Monaco di musim balapan edisi 2008 silam “Balapan ini menjadi tiga kemenangan teratas saya setalah Silverstone dan Monaco pada 2008 silam,” sambung Hamilton berbunga-bunga.

 

“Saya eksis, hidup dan bernapas untuk menang. Saya selalu mencintai kemenangan dan saya tidak bisa lebih bahagia dari ini. Saya tidak bisa berkata lagi. Ini salah satu balapan terbaik saya,” tukas Hamilton yang masih diliputi euforia.

 

Hamilton pantas bahagia melihat agresifitasnya untuk saat berhadapan dengan duo Ferrari, Fernando Alonso dan Felipe Massa. Lebih dari itu, ia juga memberikan pertarungan sengit kepada Sebastian Vettel yang dipaksa mengakhiri balapan di urutan kedua.

 

”Ini jarang terjadi dalam pertarungan seperti yang sering kita lihat. Anda harus benar-benar berpikir tentang situasi dan saya suka tantangan ini. Tapi menyalip sejumlah pembalap membuat hal ini lebih manis,” seru Hamilton.

 

Tidak ketinggalan, Hamilton juga berkeyakinan bisa memangkas perolehan jarak poin dengan seteru terdekatnya, Red Bull untuk memperebutkan gelar juara dunia musim ini. “Kami masih memiliki beberapa cara untuk menutup kesenjangan dengan Red Bull. Namun kami memiliki strategi lebih baik dan mampu mengeksekusinya dengan baik. Tim ini akan terus menekan sekeras mungkin seperti yang kami lakukan menuju balapan di Eropa,” pungkas Hamilton.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini