nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Murray Berambisi Akhiri Dominasi Nadal

Achmad Firdaus, Jurnalis · Sabtu 16 April 2011 14:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 04 16 39 446755 FBmvVL8gXV.jpg Foto: Andy Murray siap bekerja keras untuk bisa mengalahkan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal di semifinal Monte Carlo Masters/Daylife

MONTE CARLO - Andy Murray telah kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya. Ajang Monte Carlo Masters pun dirujuk sebagai momen kebangkitan oleh petenis peringkat empat dunia tersebut.

Setelah terpuruk sepanjang tahun ini dan tidak pernah menang dalam tiga bulan terakhir, Murray mulai menemukan kembali kepercayaan dirinya saat tampil di turnamen tanah liat pertama tahun ini, Monte Carlo Masters. Hadangan demi hadangan pun sukses dilewatinya hingga akhirnya mampu menapak ke babak semifinal usai menundukkan petenis kualifikasi, Frederico Gil, kemarin dengan 6-2 6-1.

Sayangnya, ambisi Murray untuk mengecap sukses perdananya di tahun ini harus melewati jalan terjal. Ya, di babak empat besar nanti, petenis kelahiran Skotlandia ini harus berhadapan dengan ‘Raja Tanah Liat’ Rafael Nadal. Jelas, ini merupakan misi sulit buat Murray. Bukan hanya Nadal merupakan petenis nomor satu dunia, tapi juga kampiun di enam perhelatan terakhir Monte Carlo.

Meski sadar sebagai penguasa di lapangan tanah liat, namun petenis 23 tahun ini enggan pesimistis. Murray menegaskan akan tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk bisa mengakhiri dominasi Nadal yang tengah mengincar gelar ketujuhnya secara beruntun di ajang ini.

“Jelas, dia (Nadal) adalah lawan yang sangat sulit dikalahkan di lapangan tanah liat. Tapi, Anda harus tetap yakin bisa menang,” tegas Murray sebagaimana dikutip SportingLife, Sabtu (16/4/2011).

“Saya berambisi memenangkan pertandingan itu. Untuk bisa menang, Anda membutuhkan sikap yang tepat saat bermain. Saya selalu menikmati setiap pertarungan melawan Rafa (Nadal). Ini akan jadi ujian besar buat saya,” sambungnya.

Sepanjang sejarah, Murray dan Nadal tercatat telah bentrok sebanyak 13 kali. Hasilnya, Nadal jauh mengungguli Murray dengan sembilan kali kemenangan. Duel kedua petenis kali ini juga merupakan ulangan partai semifinal ajang yang sama pada 2009 lalu. Saat itu, Murray harus mengakui keunggulan Nadal yang menang 6-2 7-6(4).

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini