Wawancara Bersama Faisal Seputar Timnas

Senin 11 April 2011 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 11 36 444843 BjAhMgLl41.jpg Foto: Nelson Gautama

JAKARTA - Target dari KONI untuk tim bola basket nasional putra di turnamen Sea Games bulan November 2011 nanti adalah medali emas. Menurut ketua umum PB Perbasi Anggito Abimanyu, target medali emas adalah sebuah target ambisius. Akan lebi realistis bila timnas putra bisa merebut medali perak karena pada kenyataanya skill bola basket pemain Indonesia masih jauh bila dibandingkan dengan tim sekelas Filipina. Tidak menutup mata bahwa di negara Filipina, basket adalah olahraga nomor satu buat mereka dan Sea Games adalah tradisi emas buat Filipina

Sekali lagi walaupun target yang diemban timnas Indonesia cukup berat, tim Indonesia masih mempunyai peluang untuk berbicara banyak karena bertindak sebagai tuan rumah. Home court advantage atau bermain di kandang sendiri bisa menjadi keunggulan sendiri bagi Indonesia sebagai tuan rumah penyelengaraan Sea Games 2011. Bola itu bundar, siapa tau dengan semangat juang yang tinggi timnas Indonesia bisa merebut satu medali di cabang olahraga basket.

Untuk bertanya-tanya lebih jauh tentang serba-serbi timnas Indonesia, saya bertemu dengan Faisal J Achmad di Hall A Senayan tanggal 27 Maret 2011. Faisal berlatih di Hall A dalam rangka seleksi pemain timnas putra. Saya bertanya-tanya pada salah satu calon PG timnas Indonesia ini, berikut cuplikannya

Neilson: Gue cukup kaget dengan nomor punggung berbeda yang lo pakai di timnas dan di klub. Boleh diceritain gimana prosesnya?

Faisal: "Gue memakai nomor punggung 8 di timnas, karena kalo di tradisi orang chinese, nomor 8 itu katanya nomor hoki, jadi ga putus-putus rejekinya. Awalnya Batam udah pernah kasih gue nomor punggung 5 di tahun 2007. Karena Batam udah pake no 5 di tahun 2011 ini, jadi gue harus mengalah. Mengalah  untuk menang! Hahaha.”

Neilson: Alasan memakai nomor punggung lima?

Faisal: “Gue memakai nomor punggung 5, karena memang gue punya empat saudara kandung. Gue sendiri adalah anak pertama dari lima bersaudara. Gue sendiri awalnya main basket untuk keluarga.”

Neilson: Peran seorang Faisal di timnas?

Faisal: “Peran gue di timnas adalah sebagai PG, ya artinya harus berkomunikasi dengan baik, menjalankan instruksi pelatih dengan baik, dan mengatur di lapangan

Neilson: Bagaimana kalau nanti tidak dipasang sebagai starter?

Faisal: “Mau jadi starter ataupun bench tidak masalah.”

Neilson: Siapa PG terbaik di timnas?

Faisal: “PG terbaik masih Mario Wuysang. Kalau buat pengalaman, Mario sudah punya pengalaman main di Amerika. Jadi secara basic, dia lebih dapet.”

Neilson: Bagaimana cara elo memotivasi diri agar tidak puas dengan menjadi juara tingkat klub dalam enam tahun terakhir?

Faisal: “ Gue merasa ga mau cepat puas, mau belajar, terus bekerja keras, ga mau santai-santai. Ya, berusaha keras untuk menjaga performance gue dan tim gue. Walaupun jenuh, basket udah jadi hidup gue. Gue uda fokus banget di basket.”

Neilson: Trus bagaimana cara elo menjaga kondisi supaya tetap oke?

Faisal: “Buat jaga kondisi, biasa gue main sepeda, jogging, ato shoot-shootan di rumah.”

Neilson: Ada perbedaan dengan gaya permainan Faisal ga di lapangan setelah punya anak?

Faisal: “Setelah punya anak bebannya jadi lebih besar. Setelah punya anak, gue harus menang di lapangan. Gue harus berjuang lebih keras supaya tim gue menang.”

Neilson Gautama

NBA Presenter

Add my fanpage on facebook: http://www.facebook.com/pages/Neilson-Gautama-Fans-Club/134018783329305

Follow my twitter at: http://twitter.com/neilsongautama

Join group NBA Indonesia on facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini