Pemain Non Unggulan Bikin Kejutan

Azwar Ferdian, Jurnalis · Jum'at 01 April 2011 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 01 40 441517

SAMARINDA – Memasuki perempatfinal turnamen MILO School Competition di GOR Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (01/04/2011), muncul nuansa baru. Dalam lima hari turnamen berlangsung, beberapa pemain yang tidak diunggulkan dari tingkat SD, justru mampu masuk ke babak semifinal.
 

Satu diantara pemain yang tidak diunggulkan dan melaju ke babak semi final, yakni Roberto Mathias (11) siswa kelas V SD Kristen I Samarinda. Roberto mampu mengalahkan Oscar Al Farisi yang merupakan unggulan 2 dari SD 003 Tenggarong, di perempatanfinal kategori tunggal putra SD dengan skor 21-19; 23-21. Pada semifinal ini, Roberto akan bertanding melawan Rafi Darmawan dari SD 017 Balikpapan.

 

Menurut Zailani pembina SD Kristen I Samarinda mengaku tidak percaya anak didiknya lolos ke semi final. Pasalnya, semula Roberto hanya ditargetkan masuk 8 besar saja, mengingat Roberto dari kelas V SD sedangkan lawan-lawannya ada yang duduk di kelas VI. Namun kenyataannya, justru melebihi target. Kalau melihat Roberto bertanding, optimis dia bisa juara. Minimal juara 3 karena sudah masuk ke semifinal.

 

Masuknya ke babak semi final ini, buat Roberto sendiri, suatu kebanggaan, karena sebelumnya, dia tidak menduga bisa mengalahkan Oscar pemain unggulan dua.

 

Meski demikian, kata Roberto, lawan yang dianggap berat dalam kompetisi ini adalah Aliev Cahaya yang merupakan pemain unggulan satu dari SD Utama I Tarakan. “Saya harus optimis bisa juara. Apalagi saya sudah latihan seminggu empat kali dan dibekali dari klub serta didukung sekolah,” ujar Roberto.

 

Kemenangan Roberto yang masuk ke semi final ini, kata Hasanuddin Ketua Panitia MILO School Competition Samarinda, mematahkan mitos turnamen yang biasanya dimenangkan oleh pemain unggulan. Ini akan terealisasi, jika pemain non unggulan mampu menjaga kekuatan fisik untuk bertanding sehingga bisa lolos jadi juara.

 

“Bisa dilihat yang terjadi selama ini, pemenang turnamen umumnya mereka yang diunggulkan dan ikut pembinaan klub. Namun mitos bisa berubah, kalau yang tidak diunggulkan hanya karena belum tercatat tapi sebenarnya berprestasi, siapa sangka bisa lolos ke semi final. Dan mungkin saja malah jadi juara di MILO School Competition,” papar Hasanudin.

 

Pada hari keempat kemarin, partai yang dipertandingkan adalah tunggal putra putri, ganda putra putri, dan beregu putra putri SD dan SMP. Adapun hasil pertandingan sementara dari tunggal putri SD yang lolos diantaranya, Niken dari SD 002 Balikpapan mengalahkan Silvia Nadia SD 012 Samarinda dengan skor 21-3;21-3, Nelia Aulia SD 008 Samarinda mengalahkan Raihanada AP SDN 028 Samarinda Ulu dengan 21-17; 21-5 dan Aulia SDN 001 Balikpapan mengalahkan Moniqke Aprinadea SDN 010 Samarinda dengan skor 21-18; 21-16.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini