nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SM Kurang Konsentrasi

Edi Yulianto, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2009 21:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2009 10 10 36 264483

JAKARTA - Satria Muda (SM) Britama Jakarta harus mengakui ketangguhan Patriots Filipina 69-76 dalam pertandingan perdana Liga Basket Asia Tenggara di Britama Arena, Kelapa Gading, Sabtu (10/10/2009).

Kegagalan itu menjadi pukulan telak jawara IBL musim lalu tersebut, apalagi setelah Rony Gunawan dkk sempat unggul tipis di kuarter pertama 17-16. Sayang, menurunnya konsistensi mereka membuat Patriots mampu bangkit di tiga kuarter berikutnya.

Pelatih SM Fictor Gideon Roring mengatakan, Patriots layak memenangi pertandingan. Dia pun merasa anak asuhnya belum maksimal dalam menjalani pertandingan pertama tersebut.

Menurunnya daya juang Rony dkk disinyalir menjadi penyebab timnya gagal meraih poin maksimal di kandang. Bahkan, SM tak berkutik menghadapi Patriots meski diperkuat tiga pemain asing seperti Alexander Hartman, Little Theophilus, dan Rensy Morales Bajar.

"Saya akui permainan anak-anak belum memberikan permainan terbaik mereka, yakni Little yang sempat melakukan trouble foul dan Alexander tampil kurang maksimal. Saya pun memberikan selamat kepada Patriots atas kemenangan mereka," ungkapnya kepada wartawan.

Ito mengaku tiga pilar legiun asingnya belum maksimal. Dia justru memberikan acungan jempol kepada pemain lokal miliknya, yakni Julius Faisal dan Rony yang sempat menjadi inspirator timnya meski harus mengakui keunggulan lawan.

Julius memang tampil impresif menghadapi Patriots dengan mengoleksi 15 poin. "Dia sempat membuat anak-anak bangkit mengejar ketertinggalan, tapi semuanya gagal setelah anak-anak melakukan kesalahan kecil di beberapa detik jelang bubaran," cetus Ito yang menjelaskan Patriots jadi salah satu kandidat kuat juara liga tersebut.

Ito pun tak lantas cemas atas kegagalan pertama di Liga Basket Asia Tenggara itu. Dia masih percaya timnya akan bangkit, terutama ketika menghadapi laga away menghadapi Tigers Thailand di Nimibutr National Stadium, 18 Oktober mendatang. "Liga ini masih panjang dan kami percaya tim ini akan bangkit setelah menuai kegagalan ini," kata Ito.

Sementara Pelatih Patriots Williams Adornado mengatakan timnya mampu survive meski tertinggal di kuarter pertama. Dia pun puas ketika anak asuhnya mampu membalikkan keadaan di tiga kuarter berikutnya.

"Kami sebelumnya tak mengenal SM secara detail, tapiĀ  saya senang anak-anak tampil disiplin dalam pertandingan tersebut. Kami berharap akan mempertahankan hasil positif ini di pertandingan berikutnya," tandas Adornado yang tak mempermasalahkan insiden di kuarter terakhir.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini