JAKARTA - Charles Leclerc mengikuti jejak rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang mempertanyakan strategi Ferrari saat F1 GP Belanda 2026.
Ferrari tampaknya telah mengatasi kesalahan strategi yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Ferrari tampak kesulitan menjalankan rencana yang tepat di Zandvoort. Keputusan yang diambil justru merugikan kedua pembalapnya, yaitu Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
Setelah memberikan keunggulan kondisi ban yang signifikan dibandingkan para pemimpin balapan, sang juara dunia tujuh kali memiliki keunggulan kecepatan yang nyata atas Leclerc. Hamilton berhasil mendekati posisi tepat di belakang rekan setimnya itu.
Namun, alih-alih menukar posisi, Ferrari justru memanggil Leclerc untuk masuk pit dengan strategi yang jauh lebih lemah. Itu pun dilakukan setelah membuang banyak waktu Hamilton akibat kurangnya urgensi dalam pengambilan keputusan.
"Saya tidak begitu mengerti mengapa kami harus masuk pit begitu dekat dengan waktu pit stop George, karena hal itu sebenarnya sama saja dengan memastikan diri finis di belakang George," ujar Leclerc kepada Sky Sports, melansir Crash, Senin (24/8/2026).
"Dengan selisih dua atau tiga lap, bagi saya, tidak banyak yang bisa saya lakukan," ucpanya.
Leclerc mengaku bannya masih memiliki performa. "Tentu saja, Lewis dan saya menjalani strategi yang berbeda saat itu. Tetapi menurut saya, langkah yang tepat adalah tetap berada di lintasan lebih lama," ucapnya.
Namun, ia melanjutkan, pada akhirnya begitulah kenyataannya.
"Saya rasa kami sedikit kurang beruntung dengan waktu keluarnya virtual safety car. Terpenting, menurut saya kami tidak tampil maksimal saat kualifikasi kemarin. Kami harus menanggung akibatnya dengan memulai balapan dari posisi yang lebih belakang," tuturnya.
Seri selanjutnya akan berlangsung di GP Italia, yang bergulir 2 minggu mendatang. Meski bakal balapan di kandang Ferrari, Leclerc tidak menaruh harapan yang terlalu tinggi.
"Tentu saja Monza sangat istimewa bagi seorang pembalap Ferrari. Saya yakin begitu pula bagi Kimi (Antonelli-red)," ujarnya.
Leclerc pun berharap hal itu terulang lagi di Sirkuit Monza.
"Saya akan katakan bahwa akhir pekan nanti mungkin akan sulit. Meski demikian, kami akan membawa sejumlah peningkatan. Saya berharap itu akan berhasil," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)