BARCELONA – Duo rider Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden, menjalani sesi tes back-to-back di Barcelona dengan Desmosedici GP13 versi penelitian terbaru. Akan tetapi hasilnya belum membuat keduanya dengan senang hati menyatakan kepuasan.
Bagaimana tidak? Buat keduanya, GP13 hasil “praktikum” dari lab mesin Ducati itu bak serupa tapi tak sama dengan motor standar yang sudah enam seri mereka tunggangi musim ini. Memang motornya berbeda, tapi masalahnya sama saja di mana masih ada kekurangan di sana-sini.
“Kami mencoba beberapa set-up dengan kedua motor dan juga ban baru. Perbedaan kedua motor sangat kecil. Sasis baru terasa lebih baik saat memulai dan melepas rem. Tapi ketika di-gas, manuvernya masih bermasalah lebih buruk. Sekarang, kami harus memutuskan motor mana yang akan dipakai di (seri) Assen,” ungkap Dovi – sapaan akrab Dovizioso.
“Buat saya tak masalah karena keduanya tak ada perbedaan besar. Tiap-tiap motor ada sisi positif dan negatifnya. Yang pasti, motor hasil lab ini tak memecahkan masalah kami. jadi, kami akan menjelang Assen dengan situasi yang sama. Treknya akan berbeda dan mungkin suhu yang lebih dingin di sana akan sedikit membantu,” lanjutnya.
Hayden juga mengutarakan pendapat yang kurang-lebih sama. Namun pembalap berjuluk The Kentucky Kid mengaku masih lebih memilih motor standar yang selama ini dikendarainya ketimbang motor lab untuk GP Belanda akhir bulan ini.
“Kami melakukan tes di sini dengan motor lab, tapi sayangnya saya merasa lebih konsisten dengan motor versi standar. Kami ingin terus menyusul para unggulan, tapi yang saya rasakan, saya takkan bisa melakukannya dengan motor hasil lab ini,” timpal Hayden, seperti dinukil Crash, Rabu (19/6/2013).
(Randy Wirayudha)