BARCELONA - Rider Honda, Dani Pedrosa gagal menyempurnakan balapan ke-200 nya di ajang grand prix pada tiga kelas berbeda, setelah hanya mampu finis kedua. Padahal, pembalap yang belum pernah mencicipi gelar juara dunia tersebut berpeluang meraih hasil terbaik karena start dari posisi pertama.
Pedrosa, yang setelah disalip kemudian sempat balik memberi tekanan hebat pada Lorenzo, mengatakan kalau ia benar-benar kesulitan dalam mengatasi kondisi trek yang panas. Pembalap berusia 27 tahun tersebut pun kemudian mengutarakan kekecewaannya karena tak mampu memberi tekanan lebih kepada Lorenzo demi merebut kembali posisi pertama.
“Hari ini, balapan berlangsung dengan sedikit aneh. Kami tak mampu mencapai performa maksimum dan secara fisik itu adalah balapan yang sangat sulit, karena suhu panas pada motor dan juga ban,” ujar Pedrosa, seperti dilansir Crash, Senin (17/6/2013).
“Saat saya mencoba untuk membuka katup, bagian depan motor goyang sehingga saya harus sangat berhati-hati. Kami tiga pembalap di depan bertarung melawan kondisi trek hari ini. Sedikit mengecewakan tak bisa menekan lebih keras, sejak perbedaan di antara kami menjadi minimal,” sambung pembalap asal Spanyol tersebut.
Pedrosa juga mengomentari kejadian yang nyaris membuatnya crash pada lap-lap terakhir, di mana rekannya Marc Marquez -yang menempel dengan ketat- nyaris menabraknya. Beruntung, hal tersebut bisa dihindarkan dan Pedrosa mampu finis kedua, yang dinilainya sebagai raihan penting.
“Secara praktis, kami menjalani balapan tanpa adanya banyak overtake. Sangat mudah untuk membuat kesalahan dan faktanya, pada lap-lap penutup, Marc melakukan itu, namun saya tetap meluncur, tapi pada akhirnya saya tetap mampu meraih tempat di posisi kedua yang sangat penting,” sambung ujar Pedrosa.
Pedrosa juga puas dengan posisinya kini yang masih ada di posisi teratas pada klasemen sementara pembalap MotoGP. “Kami berharap bisa melakukannya lebih baik setelah balapan kemarin, tapi sekarang saya meraih 20 poin tambahan, dan tetap memimpin di klasemen,” pungkas pembalap yang telah mengoleksi 24 kemenangan sepanjang kariernya di MotoGP itu.
(Aditya Putra)