SURABAYA – Musim kedua liga basket putri tertinggi di tanah air, Speedy Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2012-2013, akan bergulir dalam waktu dekat. Lebih banyak pertandingan akan diselenggarakan, dengan enam kota sebagai tuan rumah.
Pihak penyelenggara, PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, hari ini (25/9) merilis kota-kota penyelenggaraan musim kedua liga tersebut. Mulai November mendatang, kompetisi akan berlangsung di Bandung, Jakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya. Seri Championship untuk menentukan juara kembali digelar di Jogjakarta.
Dari enam kota tersebut, lima di antaranya berbarengan dengan kompetisi basket tertinggi, Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia.
“Semarang adalah kota stand alone pertama dalam sejarah WNBL Indonesia. Kota tersebut memiliki pembinaan basket putri yang konsisten, dan memiliki punya potensi sebagai kekuatan besar di liga tertinggi ini,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia.
Lebih banyak kota memang dibutuhkan karena akan bertambahnya jumlah pertandingan di musim kedua ini. Pada musim perdana lalu, lima tim yang tampil masing-masing hanya bertemu dua kali.
Pada musim kedua ini, masing-masing tim akan bertemu tiga kali. Plus, liga sedang memfinalisasi keikutsertaan tim keenam. Tim itu akan bergabung dengan juara bertahan Surabaya Fever, Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Sritex Dragons Solo, Sahabat Semarang, dan Rajawali-Tunas Mojang Jawa Barat.
“Pihak penyelenggara maupun Dewan Komisaris liga telah menyetujui penambahan tim ini. Identitas dan detail lainnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” ujar Azrul.
(Muhammad Indra Nugraha)