Jurnalis TV Boikot Kejuaraan Sepak Takraw

Deddy Pranata, Jurnalis
Kamis 23 Februari 2012 16:13 WIB
Share :

PALEMBANG - Kesalahan informasi antara panitia Kejuaraan Sepak Takraw Dunia Super Series di Palembang Sport Convention Center (PSCC) Palembang dengan sejumlah wartawan televisi yang bertugas di wilayah Sumsel, mengakibatkan tidak akan ada pemberitaan tentang kejuaraan tersebut di televisi.

Para jurnalis televisi yang ada di wilayah Sumsel memboikot even internasional ini, lantaran tidak diperbolehkan meliput acara yang berlangsung 23-26 Februari itu.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumsel, Purwantoro dalam konferensi persnya menyatakan, sangat menyayangkan perihal pelarangan tersebut. Padahal sebelumnya, para wartawan televisi ini sudah dibekali ID khusus dari panitia.

"Kita menyayangkan ini sebab tidak ada komunikasi sebelumnya kepada wartawan televisi jika acara itu ada hak siar ekslusif dari stasiun televisi luar negeri," ujar Purwantoro, Kamis (23/2/2012).

Aksi boikot ini sendiri bermula saat para wartawan televisi hendak meliput pertandingan tim putra antara Indonesia vs Jepang. Saat hendak mengambil gambar, salah seorang panitia yang mengaku broadcast resmi melarang peliputan tersebut.

"Kita memaklumi jika ada kesepakatan ini. Tetapi mengapa kami tidak diberitahu sebelumnya yang menyebabkan beberapa rekan yang sudah terlanjur datang ke lokasi harus pulang dengan tangan kosong," kata Purwantoro yang sepakat tidak akan meliput kegiatan tersebut sampai selesai sebagai bentuk kekecewaan.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya