WEMBLEY - Taufik Hidayat nampaknya berniat menggunakan turnamen World Badminton Championships memperbaiki permainan dan performanya sebagai landasan untuk ke Olimpiade, tahun depan.
Jago dari Indonesia ini memang tengah menurun performanya di beberapa seri kejuaraan terakhir. Hal ini diakui oleh Taufik sendiri yang berniat bangkit di kejuaraan dunia yang kini diikutinya di ajang tunggal putra membela Indonesia.
“Tujuan utama saya adalah tahun depan, ajang Olimpiade. Saya berada di sini di pertemuan dunia untuk kembali menemukan sentuhan. Permainan saya sedang menurun dan saya butuh untuk menemukan momentum,” ujar Taufik seperti dilansir dari The Star, Senin (8/8/2011).
Pria asal Bandung, Jawa Barat ini nampaknya sudah sampai di tahap akhir kariernya untuk bermain di ajang dunia. Pemain yang telah berusia 29 tahun ini menyatakan tidak akan bermain di ajang dunia, bahkan bila mendapat kesempatan untuk kembali hadir.
“Akan menarik bila mampu mendapatkan kecepatan di Wembley. Ini adalah pertemuan dunia terakhir saya. Ini adalah waktu yang tepat bagi saya dan saya akan berkata ‘tidak, terimakasih’ bahkan bila saya mendapat kesempatan (untuk kembali bermain di ajang yang sama,” paparnya.
Dalam turnamen berada dalam grup bersama dengan Lee Chong Wei yang menjadi unggulan teratas serta Chen Jin dan Chen Long. Taufik kini menempati peringkat empat dunia untuk tunggal putra dan masih berharap dapat tampil di ajang Olimpiade tahun depan.
“Akan menjadi langkah yang langka bila saya mampu tampil di ajang Olimpiade tahun depan. Itu akan menjadi penampilan ke empat saya (setelah Olimpiade 2000 Sydney, Athena 2004, dan Beijing 2008). Tidak banyak yang memiliki rekor tersebut,” pungkasnya.
(Sebastianus Epifany)