MONTE CARLO - David Ferrer yang kalah dalam pertarungan kontra Rafael Nadal di partai pamungkas Monte Carlo Masters 2011 secara terbuka memberikan ucapan selamat kepada rekan kompatriotnya.
Dalam pertandingan puncak tersebut, petenis peringkat satu dunia itu memang tidak terbendung. Betapa tidak, Ferrer harus mengakui keunggulan Nadal dalam dua set langsung 6-4, 7-5.“Nadal luar biasa di lapangan tanah liat. Dia selalu di mana saja pada saat bersamaan,” kata Ferrer sebagaimana dikutip Reuters, Senin (18/4/2011).
Ferrer pun beranggapan, dirinya memiliki kesempatan besar di tahun depan untuk merengkuh gelar juara di turnamen Masters ini. Itupun jika Nadal mengalami cedera.”Mungkin jika Nadal cedera saya memiliki kesempatan (tahun berikutnya),” tukas Ferrer.
Kendati berhasil mempertahankan gelar ke tujuhnya di turnamen ini secara beruntun, Nadal, di mata Ferrer bukanlah sosok yang tidak bisa dikalahkan. Meskipun ia sadar, Nadal merupakan Raja clay-court, terlebih berkaca dari kemenangan impressif yang ditorehkan Nadal dalam tujuh tahun belakangan di kejuaraan Masters yang dihelat di Monte Carlo.
“Dia bukan mesin, ia bisa kehilangan (gelar dalam turnamen) tapi dia tetap nomor satu di dunia dan pemain terbaik dalam sejarah di lapangan tanah liat,” tukas Ferrer mengakhiri.
(Rejdo Prahananda)