HOCKENHEIM - Setelah mengeluarkan sindiran untuk tinmya sendiri, Red Bull kala tampil di GP Inggris 2010, Mark Webber mengaku tidak ada menyesal sama sekali. Mengapa?
Webber merasa tidak terima ketika Red Bull hanya memberikan sayap baru kepada Sebastian Vettel. Setelah mencatatkan waktu tercepat di Silverstone, pembalap Australia itu sontak mengeluarkan kalimat “idak buruk untuk pembalap nomor dua” melalui radio Red Bull. Jelas ini menimbulkan ketegangan di dalam tim.
Setelah menggelar pertemuan internal, akhirnya masalah itu terselesaikan. Webber mengaku saat itu sedang dalam situasi yang emosional sehingga mengeluarkan kata yang sedikit kasar. Dia pun menyatakan hal itu seharusnya tidak diperdengarkan kepada publik
“Tidak ada penyesalan. Tidak ada. Dalam olah raga, situasi memanas bisa saja terjadi. Saya seharusnya mengeluarkan keragaman bahasa meski dalam siaran di radio,” ujarnya dikutip ESPN Jumat (23/7/2010).
“Saat itu dalam situasi yang sangat emosional. Kini segalanya sudah berjalan baik. Kami mendiskusikannya hampir sepanjang pekan,” tambahnya.
(Muchamad Syuhada)