SILVERSTONE - Mengawali balapan di posisi terdepan, Sebastian Vettel harus mengakhiri GP Inggris di posisi tujuh. Pembalap andalan Red Bull Racing ini pun mengungkapkan bila kegagalannya tersebut dikarenakan kopling pada mobilnya bermasalah.
Ya, pada balapan tersebut Vettel memulai balapan di pole-positions. Sayang, saat memasuki tikungan pertama, pembalap muda Jerman ini harus melipir ke sisi trek karena mobilnya bermasalah. Vettel pun harus masuk pit dan melanjutkan balapan dari posisi paling buncit. Namun, kendati sempat tercecer di urutan paling belakang, namun Vettel berhasil bangkit dan mengakhiri balapan di posisi tujuh.
Menyikapi hal ini, Vettel menilai bila masalah kopling yang dialaminya pada mobil membuatnya gagal menang di Silverstone dan harus merelakan podium teratas ditempati rekan setimnya, Mark Webber.
“Saya kira stelan kopling saya tidak cukup baik. Saya memulai balapan dengan buruk, dimana perputaran roda banyak tergelincir, jadi, saya kehilangan waktu untuk segera mengatasinya. Saya kira, kami mencoba terlalu keras (dengan settingan mobil), tapi inilah hidup. Anda telah mencoba semampunya untuk meraih hasil optimal tapi tidak berhasil,” jelas Vettel seperti dikutip Autosport, Senin (12/7/2010).
Dalam kesempatan ini, Vettel juga membantah bila tersingkirnya dia di pinggir sirkuit bukan karena mendapat benturan dari pembalap lain, tapi murni kesalahan pada mobilnya.
“Di tikungan pertama, jelas saya harus membiarkan Mark (Webber) melewati saya. Dan selanjutnya, saya tidak tahu dan tidak merasakan seperti yang dikatakan banyak orang bahwa saya mendapat benturan dari Lewis (Hamilton). Sepert yang saya katakan tadi, saya tak merasa mendapat benturan dari siapapun,” tuturnya.
“Usai insiden ini, saya harus melambat ke pitstop. Lalu saya kembali balapan dengan menggunakan ban yang sama di sisa balapan. Beruntung, safety car masuk dan memberi saya kesempatan untuk memperpendek jarak dan menhibur penonton di lap-lap terakhir,” tuturnya.
(Achmad Firdaus)