CHARLOTTE – USF1 mengubur ambisi tampil di kancah Formula 1 2010. Padahal, skuad asal Charlotte, AS ini merupakan tim anyar pertama yang menggedor pintu kejuaraan balap jet darat. Ada apa dengan USF1?
Belakangan, USF1 bersama dua tim baru lainnya diisukan tidak siap melakoni debut F1. Namun, spekulasi itu selalu terbantah. Tak satupun petinggi tim mau buka suara.
Tapi setelah FIA mengumumkan resminya USF1 menarik diri dari kompetisi musim ini, bos tim Ken Anderson berani angkat bicara. Alasannya terkesan klise, tapi rupanya cukup untuk menghantam daya hidup tim baru F1 tersebut.
Anderson mengungkapkan betapa persiapan tim yang matang dirusak kontestasi politik di tubuh F1 sejak musim lalu. Termasuk dimentahkannya ide cuti di tiga seri balap.
Bukan hanya itu, malapetaka menimpa tim di pertengahan Januari 2010. Anderson menyesalkan keputusan sponsor utama yang membatalkan janji-janjinya, termasuk tidak memberi besaran dana sesuai harapan tim.
“Rencana kami hancur berkeping di bulan Januari,” kata Anderson kepada Autosport, Kamis (4/3/2010), “Tak ada gunanya pula meminta izin cuti kemudian tampil. Kompetisi balap itu ya sejak start.”
Sebelum mengajukan keputusan yang dinilainya memalukan ini, Anderson rupanya telah melakukan upaya penyelamatan tim. Dia mengaku sempat berbicara dengan Campos Meta, Stefan GP dan Toyota supaya satu grid F1 tidak kosong.
(Devy Lubis)