LONDON - Ke tim Formula 1 Jenson Button bakal bergabung musim depan? McLaren atau tetap bertahan di Brackley? Sampai hari ini, kondisi itu masih menjadi tanda tanya besar.
Kabar terbaru menyebut juara dunia F1 itu telah menandatangani kontrak bersama skuad pabrikan Jerman berdurasi tiga tahun senilai 6 juta poundsterling per musim. Tapi, sejumlah pihak meragukan isu tersebut.
Daily Express hari ini menyatakan manajemen Button memberi waktu Brawn/Mercedes memikirkan kisaran pendapatan pembalap yang diajukannya hingga akhir pekan ini.
Sebaliknya, beberapa media seperti Daily Mail dengan gamblang menyebut kebenaran kabar itu akan terungkap 48 jam dari berita diturunkan. Â The Sun pun membeberkan terjadinya kesepakatan tersebut.
Sementara Evening Standard melaporkan adanya pertemuan di Woking, 12 jam sebelumnya. Tak satu pihakpun mengkonfirmasi kebenaran kabar ini.
Namun, kepada Independent, bos tim Ross Brawn mengungkapkan: "Negosiasi masih terus berjalan," tak peduli dengan kabar kesepakatan McLaren dan mantan anak buahnya.
Jurubicara McLaren pun tutup mulut. "Untuk sementara, kami tidak akan berkomentar. Sudah banyak yang diungkapkan," terangnya.
Sementara itu, seperti dilansir f1complete, Rabu (18/11/2009), banyak pihak angkat bicara sejak kabar ini mencuat diantaranya Johnny Herbert, Murray Walker dan Martin Brundle. Beberapa dari mereka mengaku menyesalkan keputusan Button bila dirinya benar-benar berniat bersanding dengan Lewis Hamilton.
Hal sebaliknya diungkapkan legenda F1 Niki Lauda. Dengan alasan standar gaji, Lauda memihak Button. Kepada Daily Mail Lauda menegaskan: "Jika dia tidak merasa dihargai di sana, sudah sepantasnya dia pergi."
(Devy Lubis)