DOHA - Nick Heidfeld merasakan keharuan tersendiri jelang penghabisan race di Yas Marina, kemarin. Betapa tidak, Grand Prix Abu Dhabi adalah laga terakhirnya bersama BMW Sauber setelah manufaktur memutuskan mundur dari Formula 1 akhir musim ini.
Rasa haru bercampur gembira, memang. Pasalnya, tim telah menyiapkan kejutan kecil untuk pembalap Jerman ini yang pernah membela tim satelit Sauber musim 2001-2003 sebelum akhirnya kembali memperkuat skuad Hinwil, empat tahun lalu.
Heidfeld sukses finish lima besar di laga pamungkas musim ini. Namun, nasibnya di ajang balap jet darat masih menggantung. Dia terancam tak punya pekerjaan setelah Sauber yang dibeli Konsorsium Qadbak tidak berencana kembali ke grid, musim depan.
"Sebagai rasa terima kasih atas komitmen Nick Heidfeld selama tujuh tahun terakhir, Peter Sauber berinisiatif memberi dia mobil F1 di eranya," beber tim dilansir F1Live, Senin (2/11/2009).
Sementara Heidfeld sendiri mengaku puas dengan performanya kemarin: "Sangat mengharukan. Saya mampu menjaga konsentrasi hingga lap terakhir."
(Devy Lubis)