Akibat Cedera, Sharapova Mengundurkan Diri dari Cincinnati Terbuka

WASHINGTON – Petenis putri, Maria Sharapova, mengundurkan diri dari Cincinnati Terbuka. Hal tersebut diakibatkan karena cedera lengan kiri yang dideritanya pada kompetisi pada Agustus 2017.

Sharapova, yang menderita cedera itu pada pertandingan putaran pertamanya di Stanford Classic, mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri dari ajang di Cincinnati, yang memberikan "wild card" kepadanya, sebagai langkah antisipasi menjelang Grand Slam terakhir pada 2017.

Juara 2011 itu mengatakan ia tiba di Cincinnati pada Sabtu dengan tekad untuk bermain, namun setelah mendapat masukan dari dokter di lokasi ia memilih untuk mengundurkan diri dari ajang pemanasan AS Terbuka ini, yang pertandingan-pertandingan putaran pertamanya dimulai pada Senin.

Sharapova dijadwalkan untuk bermain melawan juara Prancis Terbuka sekaligus petenis peringkat 12 dunia Jelena Ostapenko pada putaran pertama.

Keputusan petenis Rusia itu untuk mengundurkan diri menorehkan hantaman terkini pada upayanya untuk bangkit tahun ini menyusul skors doping selama 15 bulan.

Sharapova, yang diskors setelah hasil uji dopingnya positif untuk obat jantung meldonium pada Australia Terbuka 2016, meraih berbagai hasil sejak kembali bergabung dengan Tur WTA.

Petenis 30 tahun ini mencapai semifinal sebagai "wild card" di Stuttgart, tersingkir di putaran kedua di Madrid dan mengundurkan diri dari pertandingan putaran keduanya di Italia Terbuka pada pertengahan Mei setelah mengalami cedera paha kiri.

Setelah mengundurkan diri dari Stanford, Sharapova mengundurkan diri pula dari Piala Rogers di Toronto.

Cedera lengan membuat Sharapova belum tentu dapat tampil di AS Terbuka yang berlangsung pada 28 Agustus sampai 10 September ini, di mana mantan petenis peringkat satu dunia itu akan memerlukan "wild card" untuk mengikuti ajang ini.

(fmh)