Finis di Urutan 6 GP Austria, Vinales Akui Salah Pilih Ban

Maverick Vinales. (Foto: Motorsport)

Maverick Vinales. (Foto: Motorsport)

SPIELBERG – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku kalau kinerja kuda besinya belum maksimal. Itu ia dapatkan saat mengaspal di Sirkuit Red Bull Ring, Austria pada Minggu 13 Agustus 2017.

Vinales harus puas finis diurutan keenam. Pasalnya, selama balapan ia menggunakan ban tipe medium. Sama dengan Valentino Rossi yang mampu menuntaskan balapan di belakang Vinales.

Baca Juga: Dapatkan Sasis Baru, Vinales Berharap Bisa Tampil Cepat Usai Liburan Paruh Musim

Bagaimana tidak, Vinales harus kalah bersaing dengan tim satelit Yamaha yaitu Johann Zarco. Zarco selama balap ia menggunakan ban tipe soft di kedua karet bundar motornya. Tak ayal pembalap asal Prancis itu finis di urutan kelima.

Hasil di GP Austria dinilai Vinales sebagai penurunan, terutama pada cengkraman motornya. Karena itu pada race berikutnya di Sirkuit Silverstone, pembalap berusia 22 tahun tersebut ingin memperbaiki penampilannya.  

“Saya mengalami penurunan besar dalam cengkeraman ban belakang hampir seluruh balapan. Ketika saya melebar dengan Valentino, saya hanya mencoba untuk tenang, membuat ban bekerja sampai akhir, tapi sama sekali tidak mungkin. Tidak hanya dengan pabrikan lain, tapi juga dengan Zarco,”ujar Vinales mengutip dari laman resmi Yamaha,Senin (14/8/2017).

Baca Juga: Jelang Tampil di MotoGP Austria 2017, Vinales dan Yamaha Fokus ke Peningkatan Kecepatan Motor

“Kita harus bekerja sangat keras jika ingin memperjuangkan kejuaraan ini. Saya sangat menyukai Silverstone, ini adalah salah satu trek terbaik di kalender saya. Saya berharap akan mendapatkan hasil terbaik, mencoba untuk berada di puncak,”tuntasnya.

(fmh)