Tanggapi Kritik Legenda Suzuki, Iannone: Ia Seharusnya Ngomong di Depan Muka Saya

Andrea Iannone / foto: Motorsport

Andrea Iannone / foto: Motorsport

HAMAMATSU – Suzuki Ecstar dengan dua pembalapnya, Andrea Iannone dan Alex Rins, tampil buruk di paruh pertama MotoGP 2017. Berstatus tim pabrikan, tim yang bermarkas di Hamamatsu, Jepang tersebut belum mampu bersaing dengan Yamaha, Honda, atau Ducati musim ini.

Sembilan race telah dilalui Iannone bersama Suzuki di MotoGP 2017, namun ia telah tiga kali gagal finis dan sejauh ini posisi ketujuh adalah posisi finis terbaiknya dengan motor GSX-RR

Iannone kini terpuruk di peringkat 16 papan klasemen rider, mengoleksi 11 poin lebih sedikit dibanding musim lalu di titik ini (sampai jeda tengah musim).

Sementara itu, Rins dihantui cedera pergelangan tangan. Rider muda Spanyol itu kini terpuruk di peringkat 22 papan klasemen, dengan hanya mengumpulkan tujuh poin lantaran memang ia harus absen balapan di lima seri akibat cedera tersebut.

Meraih hasil minor, sorotan bahkan kritikan lantas banyak tertuju pada Tim Suzuki. Ya, termasuk dari legenda Suzuki, Kevin Schwantz, yang sempat secara frontal melontarkan kritikan pada Iannone.

Schwantz yang merupakan juara dunia kelas 500 musim 1993, sempat mencibir attitude Iannone dan juga motivasinya setiap kali mengaspal di musim ini.

Iannone pun akhirnya menanggapi kritikan sang legenda. The Maniac sejatinya lebih menginginkan Schwantz melontarkan kritikan tersebut secara langsung di depan wajahnya. Iannone juga mengaku kalau kritikan tersebut takkan mengganggunya.

“Dia tidak pernah menyebutkan sesuatu secara khusus, dan secara langsung kepada saya. Saya lebih mengharapkan ia memberitahukan masalahnya secara langsung di depan wajah saya, namun kritikan tersebut takkan mengganggu saya. Saya tahu apa yang sebenarnya terjadi pada saya dan tim. Kami hanya akan fokus untuk paruh kedua musim 2017,” celoteh Iannone mengutip RACER.

1 / 2