Meski Alami Naik Turun Performa, Maverick Vinales Tetap Dijagokan Juara MotoGP 2017

Vinales saat menjuarai GP Qatar. (Foto: Facebook Vinales)

Vinales saat menjuarai GP Qatar. (Foto: Facebook Vinales)

MAVERICK Vinales dijagokan menjuarai MotoGP 2017. Hal itu setelah Top Gun –julukan Vinales– tampil impresif di tes pascamusim dan pramusim yang dilakoni di empat sirkuit berbeda (Ricardo Tormo, Sepang, Philipp Island dan Losail). Tidak sampai di situ, pada dua race awal MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Losail dan Termas de Rio Hondo, Vinales juga keluar sebagai yang terbaik!

Namun, kemampuan Vinales untuk menjadi kampiun langsung menurun drastis dalam dua race setelahnya. Usai gagal finis di Amerika Serikat, Vinales hanya finis posisi enam di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Setelah mengalami penurunan performa, Vinales kembali bangkit. Ia berhasil menang di Prancis dan finis posisi dua (GP Italia). Setelah kembali trengginas, Vinales lagi-lagi mengalami penurunan performa. Berturut-turut, Vinales hanya menyelesaikan balapan di posisi 10 GP Catalunya, gagal finis (Assen Belanda) dan keempat (Sachsenring Jerman).

Inkonsistensi itu membuat Vinales yang sempat memimpin klasemen sementara MotoGP 2017 mulai diusik pembalap lain. Saat ini Vinales duduk di posisi dua klasemen dengan koleksi 124 angka, terpaut lima poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) di posisi teratas.

Jika mampu tampil konsisten di paruh kedua, Vinales memiliki peluang besar keluar sebagai yang terbaik. Apalagi pada paruh kedua musim, masih ada beberapa sirkuit favorit Vinales. Sebut saja Silverstone, Motegi dan Phillip Island.

Karena itu, jangan heran jika Vinales keluar sebagai juara dunia, sekaligus meraih trofi kampiun keduanya. Sebelumnya, Vinales merupakan juara dunia kelas Moto3 pada 2013.

(Ram)