SPORTPEDIA: Kostum Petenis yang Tampil di Wimbledon Serbaputih, Ini Alasannya

Roger Federer dan Grigor Dimitrov (Foto: AFP)

Roger Federer dan Grigor Dimitrov (Foto: AFP)

GELARAN Wimbledon merupakan salah satu turnamen tertua yang ada dalam dunia tenis. Dimulai sejak 1877, ada hal yang membuat ajang berkategori grand slam itu menarik selalu menarik sejak dulu hingga sekarang.

Seakan menjadi sebuah tradisi, sejak pertama kali menjadi tuan rumah, Wimbledon selalu memiliki aturan terhadap kostum pemain. Para pemain diwajibkan untuk mengenakan kostum yang serbaputih, tanpa terkecuali.

Selama ini tenis dipandang sebagai olahraga yang sopan dan erat dikaitkannya dimainkan oleh wanita. Maka, tidak pantas bagi seorang pemain yang tentu saja berkeringat ketika bermain, kemudian mengenakan pakaian yang berwarna dan membuat hal tersebut tidak enak dipandang. Jadi pakaian serbaputih itu dipakai untuk menghindari rasa malu tersebut.

Wimbledon menjalankan tradisi ini secara eksklusif. Bahkan dalam tahun terakhir, aturan memakai pakaian serbaputih ini dipaksa lebih ketat. Sebanyak 10 aturan pun tertulis khusus untuk mengatur para pemain dalam hal berkostum ini.

Keputusan tersebut mencakup warna yang harus putih bukan termasuk off-white atau krem. Lalu pakaian dalam baik yang tidak terlihat saat bermain harus benar-benar putih. Namun, tak jarang peraturan ini membuat para pemain sedikit terganggu.

Tahun ini saja, Venus Williams harus mengganti branya di pertengahan babak pertama karena memakai warna merah muda. Ia pun langsung ditegur dan diminta untuk mengganti pakaian dalamnya itu.

(fmh)