Sportpedia: Gagal Raih Podium di Sirkuit Sachsenring, Maverick Vinales Perpanjang Catatan Buruk

Maverick Vinales (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Maverick Vinales (Foto: Laman Resmi MotoGP)

TAK ada gading yang tak retak. Mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan penampilan salah satu rider andal MotoGP. Ya, Maverick Vinales, pembalap yang berlaga di bawah asuhan Tim Movistar Yamaha ini mendapat catatan buruk dalam tiga balapan terakhirnya.

Pembalap muda berbakat itu sendiri memulai gelaran MotoGP Grand Prix (GP) 2017 dengan ganas. Vinales langsung merebut podium pertama kala membuka balapan seri pertama di Qatar. Selanjutnya, ia pun masih menjadi rider tercepat pada GP Argentina.

Sayangnya, pada seri ketiga di Amerika Serikat, Vinales gagal mendulang poin. Rider berusia 22 tahun itu pun hanya puas finis urutan keenam kala tampil di hadapan publik sendiri dalam balapan Jerez. Meski begitu, ia kembali merebut podium pada balapan di Prancis dan Italia.

Namun, memasuki tiga seri terakhir sebelum paruh musim 2017 ini, sang pembalap kembali tersandung. Keganasan Vinales tidak terlihat pada seri GP Catalunya, Belanda, dan GP teranyar di Jerman. Jika di Catalunya Vinales terlempar jauh dengan finis urutan 10, maka di Assen ia dibuat lebih kecewa karena gagal menyelesaikan balapan.

Pada seri kesembilan di Jerman, rider berpaspor Spanyol itu pun hanya puas finis urutan keempat dengan hadiah 13 poin. Dengan rapor buruk dalam tiga balapan terakhirnya, asa Vinales untuk menjadi juara dunia ikut terancam. Tutup paruh pertama GP 2017, Vinales kini menjadi runner-up pada klasemen sementara, berbeda lima poin dengan Marc Marquez. Kita tunggu saja apakah Vinales mampu menunjukkan kembali taringnya pada balapan paruh kedua GP 2017.

(fmh)